Cara Menyimpan Daging Sapi dan Kambing Kurban saat Idul Adha agar Tahan 6 Bulan

Setelah pelaksanaan salat Idul adha, biasanya umat Islam akan melanjutkan dengan memotong hewan-hewan kurban ini.


zoom-inlihat foto
benarkah-pemanasan-global-dapat-membuat-manusia-jadi-kanibal.jpg
Pixabay
Ilustrasi daging.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hari raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban.

Hewan kurban ini bisa berupa sapi maupun kambing dan sejenisnya.

Setelah pelaksanaan salat Idul Adha, biasanya umat Islam akan melanjutkan dengan memotong hewan-hewan kurban ini.

Lantas usai disembelih, daging kurban iini akan dibagikan kepada seluruh masyarakat.

Jadi tidak heran jika saat hari raya Iduladha banyak yang akan mengolah daging sapi maupun kambing tersebut.

Namun, tahukah Anda tentang apa yang perlu dibersihkan dengan baik sebelum mengeksekusi daging sapi sebelum mengolahnya?

Baca: 10 Makanan Alternatif Bagi yang Tidak Makan Daging Kambing & Sapi Kurban, Sama-sama Tinggi Protein

Baca: Cara Menghilangkan Bau Prengus Daging Kambing dengan Mudah & Cepat

Tentu saja, cara membersihkan daging sapi ini berbeda dengan saat membersihkan daging ayam.

Dikutip dari Kompas, Yogie Putranto yang menjadi Chef HARRIS Hotel Sentul City–Bogor mengatakan daging yang dicuci dengan air akan membuat kondisi daging tak lagi segar.

“Kalau dicuci dulu nanti terkontaminasi bakteri yang ada di air,” ujar Chef Yogie, Jumat (12/6/2020).

Bukan hanya itu saja,apabila mencuci daging terlebih dahulu dapat menyebabkan bakteri yang terdapat pada daging bisa menyebar ke mana-mana.

Chef de Cuisine Hotel Indonesia Kempinski, Prasetyo Widodo, pun mengatakan daging sapi tak memerlukan proses pencucian dengan air.

Ilustrasi Daging kambing
Ilustrasi Daging kambing (Tribunstyle.com)

“Sebaiknya daging sapi tidak dicuci atau dibersihkan dengan air karena justru akan menjadikan daging itu mengkerut,” kata Chef Prasetyo, Sabtu (25/7).

Chef Prasetyo memberikan saran untuk membersihkan daging dengan cara dilap dengan kertas tisu yang biasa digunakan di dapur.

Hanya perlu lap kotoran dan sedikit darah yang umumnya masih menempel tersisa di permukaan daging.

Kemudian, diamkan daging tersebut sebentar selama beberapa menit kemudian segera dimasak.

Cara simpan daging mentah dalam freezer

Apabila daging tak segera diolah yang tlah dibersihkan dengan tisu dapur, maka bisa menyimpannya.

Menyimpan daging ini bisa dimasukkan terlebih dahulu di dalam freezer.

Kemudian, masukkan daging yang sudah dilap dengan tisu dapur dalam wadah simpan yang kedap udara.

Daging juga bisa di masukkan dalam plastik kedap udara.

Lalu, daging bisa langsung disimpan di freezer.

Sebagai informasi, daging yang dibungkus dengan baik mampu bertahan hingga enam bulan lamanya.

Ingin Mengolah Daging Beku

Chef Yogie memberikan saran, apabila ingin mengolah daging beku tersebut, maka harus melakukan proses pencairan atau thawing terlebih dahulu.

Yogie mengatakan, proses thawing ini sebaiknya dilakukan di chiller dengan suhu 0-5 derajat celsius.

“Biarkan prosesnya secara natural. Itu yang bagus, hanya lama. Misalnya buat masak besok, hari ini kita keluarkan dan taruh di chiller,” ungkap dia.

Kemudian juga ada cara alternatif yang dapat digunakan, yakni dengan menggunakan air keran.

Baca: Pusing dan Mual karena Terlalu Banyak Makan Daging Kurban ? Begini Cara Menghilangkannya

“Ada cara lain dengan running water atau air keran. Air keran dibuka, air akan merendam daging. Biasanya seperti itu di rumah tangga biar cepat prosesnya,” imbuh Yogie.

Perlu diingat, apabila memakai proses yang menggunakan air, maka harus mengolah daging secepat mungkin supaya kondisi daging tetap segar.

Daging itu wajib dimasak dalam kurun waktu maksimal dua jam.

Cara Mudah agar Daging Kurban Terasa Lebih Lembut dan Empuk, Tanpa Nanas atau Daun Pepaya

Daging merah menjadi makanan sumber protein terfavorit bagi kebanyakan orang.

Tidak mengherankan jika kurban di Hari Raya Idul Adha sangat dinantikan.

Selain menjadi hari untuk berbagi sesama, Idul Adha juga kerap digunakan sebagai momen berkumpul.

Tentu saja dengan sajian serba daging sapi atau kambing yang biasa menjadi hewan kurban khas Indonesia.

Namun momen berkumpul akan menjadi kurang menyenangkan jika olahan daging masih alot bukan?

Banyak cara untuk membuat daging menjadi lebih empuk ketika dikonsumsi.

Di antaranya menggunakan cairan buah nanas atau daun pepaya.

Namun tidak semua orang menyukai rasa maupun aroma nanas dan daun pepaya.

Oleh karena itu, simak 8 cara mudah untuk membuat daging alot menjadi lembut seperti yang dikutip dari Tasty of Home berikut ini:

1. Lembutkan tekstur daging secara manual

Palu atau martil daging
Palu atau martil daging (Pixabay)

Beberapa bagian daging merah memiliki jaringan otot yang kuat.

Itulah yang menyebakan bagian tersebut menjadi alot ketika dikonsumsi.

Untuk melembutkannya, perlu sedikit usaha yaitu menggunakan palu pelembut daging dengan gerigi.

Pukul-pukul daging dengan palu secukupnya, namun jangan sampai hancur ya!

2. Gunakan zat penghancur protein

Jika ingin mengolah daging dengan ukuran besar, gunakan zat penghancur protein agar membuatnya lembut.

Ganti nanas dan daun pepaya dengan air perasan lemon, cuka, atau buttermilk.

Selain bisa melembutkan daging, ketiga bahan tersebut juga sekaigus menjadi pelengkap bumbu.

Jadi kalian tak perlu mencuci daging, tidak seperti ketika menggunakan air perasan daun pepaya yang pahit.

3. Jangan lupa beri garam

Meski ada beberapa orang lebih menyukai daging mentah atau tanpa bumbu, namun jangan lupakan garam.

Sedikit garam akan membuat daging menjadi lebih lembut dan lembab.

Trik inilah yang membuat daging terasa juicy.

Taburi sedikit garam atau secukupnya pada daging.

Kalian bisa menyimpan daging yang telah diberi garam ini lebih dari 24 jam.

4. Biarkan daging memiliki suhu yang sama dengan suhu ruang

Tips ini sangat berguna untuk daging dari hewan pemakan rumput seperti sapi dan kambing.

Karena tidak memiliki banyak lemak, tipe daging ini lebih baik jangan dimasak terlalu matang.

Sebelum dimasak, biarkan daging di tempat terbuka agar menyesuaikan dengan suhu ruangan selama 30 menit.

Cara ini akan membuat daging lebih matang merata tanpa harus dimasak terlalu lama.

5. Masak daging dengan api kecil

Daging yang mahal biasanya memang tak perlu dimasak lama untuk mendapatkan kematangan dengan tekstur yang empuk.

Namun untuk daging kurban yang beraneka jenis, butuh waktu lama untuk memasak.

Dengan catatan, gunakan api kecil saat memasak daging yang alot.

Baca: RESEP Sate Kambing Lezat untuk Olahan Daging Kurban agar Empuk & Tidak Amis

Semakin lama dimasak, maka kolagen dalam daging akan meluruh sehingga akan membuat daging menjadi lebih lembut.

Bersabarlah karena cara ini akan membuat daging matang dalam waktu 4 hingga 5 jam.

6. Jangan masak daging terlau matang

Daging yang terlau matang akan terasa lering dan alot ketika dikonsumsi.

Jika perlu, gunakan termometer daging yang menunjukkan temperatur panas hingga ke lapisan dalam.

Untuk bagian tenderloin, 125 derajat Fahrenheit cukup untuk membuat bagian dalam daging matang sempurna.

Namun untuk bagian otot, gunakan suhu hingga 195 derajat Fahrenheit.

7. Diamkan daging yang sudah matang

Terutama untuk daging panggang, diamkan beberapa saat sejak diangkat dari panggangan.

Jika tidak, kalian akan mendapati daging bertekstur kering dan alot.

Diamkan sekira 5 menit per satu inchi ketebalan daging.

Tips ini akan membuat kaldu dalam daging menyebar ke dalam.

Sehingga nantinya kalduakan membuat daging menjadi lebih juicy.

Apabila daging yang baru saja dipanggang langsung dipotong, maka kaldu justu akan merembes keluar daging.

8. Potong memutus garis serat daging

Serat pada daging
Serat pada daging (Pixabay)

Jika diperhatikan, daging memiliki pola seperti serat-serat memanjang.

Apabila kalian memotongnya secara paralel, maka kalian akan memakan daging yang sulit dikunyah.

Usahakan potong daging dengan memutus urat daging atau berlawanan dengan jalur seratnya.

Cara ini akan membuat daging yang dimasak akan lebih mudah dikunyah meskipun tidak selembut daging has dalam.

(TRIBUNNEWSWIKI)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved