Ketika menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar mengeluarkan kebijakan yang dinilai pro terhadap kaum Marhaen. Dilansir dari Kompas.com, Ganjar menilai keputusan politik yang pro terhadap kaum Marhaen ialah kebijakan yang mudah, murah, dan cepat dalam pelayanan.
Marhaen sendiri sering diartikan sebagai kaum proletar atau “wong cilik”.
Baca: Profil Budi Gunawan, Digadang-gadang Jadi Calon Ketua Umum PDI Perjuangan, Mantan Ajudan Megawati
Baca: Puan Maharani Bocorkan Obrolan Megawati dan SBY Saat Duduk Satu Meja di Jamuan Makan KTT G20
Bentuk nyata dari kebijakan yang pro kaum marhaen yang dibicarakan oleh Ganjar salah satunya ialah peluncuran Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng.
BRT Trans Jateng mematok tarif Rp 3500 untuk penumpang umum dan Rp 1000 untuk kalangan buruh dan pelajar.
Ganjar Pranowo juga beberapa kali tertangkap kamera tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa lokasi, contohnya adalah sidak yang dilakukan Ganjar di Jembatan Timbang Klepu, Semarang (25/2/2015).
Ganjar Pranowo juga sempat diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus tindak pidana korupsi. Kasus tersebut tentang pengadaan e-KTP yang menjadikan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Markus Nari sebagai tersangka.
Selain dikenal sebagai pemimpin yang tegas, Ganjar juga diketahui memiliki hobi mengendarai motor antik dan juga bersepeda.
Menilik akun instagram pribadinya @ganjar_pranowo, diketahui Ganjar Pranowo beberapa kali memposting foto dirinya yang tengah mengendarai motor antik maupun bersepeda.
Ganjar Capres 2024
Resmi Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) usung ganjar sebagai calon presiden ( capres) 2024.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono.
Keputusan mengusung Ganjar Pranowo capres 2024 tersebut menjadikan PPP sebagai partai kedua yang mendukung Ganjar Pranowo capres 2024.
Sebagai informasi, Partai Hati Nurani Rakyat ( Hanura) pun turut mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai capres 2024, pada Sabtu (22/4/2023).
Seperti yang diketahui sebelumnya, Ganjar Pranowo telah dipilih sebagai capres oleh PDI-P pada Jumat (21/4/2023).
Keputusan Ganjar Capres dibacakan langsung oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri saat berada di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat.
Usung Ganjar Capres 2024
Kembali ke partai PPP, Mardiono menyebut keputusan tersebut melalui musyawarah dan diskusi mendalam.
Bahkan pemilihan Ganjar sebagai capres ini diambil pasca PPP melakukan musyawarah selama tiga hari sejak Minggu (23/4/2023) hingga Selasa (25/4/2023).
Keputusan mengusung Ganjar sebagai capres ini dilakukan pada Selasa (25/4/2023) usai PPP mengadakan Rapat Pimpinan Nasional (PPP) di Yogyakarta.
“Setelah melalui musyawarah dan diskusi yang mendalam, dengan mengucap bismillah hirrahmanirrahim, Partai Persatuan Pembangunan memutuskan Bapak Ganjar Pranowo sebagai calon presiden Republik Indonesia pada Pilpres tahun 2024 yang akan datang” ujar Mardiono, dikutip dari Kompas TV.