TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perayaan Festival Cap Go Meh saat ini sedang ramai diperbincangkan.
Namun tak sedikit yang belum tahu tentang apa itu Cap Go Meh sebenarnya.
Berikut Tribunnewswiki rangkum terkait apa itu Cap Go Meh yang dikutip dari berbagai sumber:
Cap Go Meh merupakan akhir dari rangkaian perayaan tahun baru Imlek.
Perayaan Festival Cap Go Meh digelar tiap tanggal 15 pada bulan pertama penanggalan Tionghoa.
Cap Go Meh adalah perayaan yang dilakukan 115 hari setelah Imlek atau Tahun Baru Cina.
Baca: Kemlu Sebut Tak Ada Korban WNI dalam Insiden Penembakan di Festival Imlek California
Baca: 10 Orang Tewas dalam Insiden Penembakan saat Perayaan Tahun Baru Imlek di California
Festival Cap Go Meh adalah wujud syukur dan sarana berkumpul masyarakat Tionghoa.
Ritual ini mengandung nilai delapan Jalan Kebenaran bagi masyarakat Tionghoa seperti kesetiaan (loyality), integritas (integrity), kesopanan (propriety), kebenaran moral (righteousness), kehormatan (honour), bakti (filial piety), kebajikan (kindness), dan kasih sayang (love).
Perayaan Cap Go Meh atau Perayaan Lampion ini tidak hanya dirayakan di Indonesia saja.
Beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura juga ikut merayakan hari raya ini.
Di negara Tiongkok, festival Cap Go Meh dikenal dengan nama Festival Yuanxiao (元宵节; Yuánxiāo jié) atau Festival Shangyuan.
Perayaan ini awalnya dirayakan sebagai hari penghormatan kepada Dewa Thai Yi.
Dewa Thai Yi sendiri dianggap sebagai Dewa tertinggi di langit oleh Dinasti Han (206 SM – 221 M).
Upacara ini dirayakan secara rutin setiap tahunnya pada tanggal 15 bulan pertama menurut sistem penanggalan kalender Imlek.
Upacara ini dahulu dilakukan tertutup hanya untuk kalangan istana dan belum dikenal secara umum oleh masyarakat Tiongkok.
Upacara ini dilakukan pada malam hari; untuk itu perlu disiapkan penerangan dengan lampu-lampu lampion yang dipasang sejak senja hari hingga keesokan harinya.
Inilah yang kemudian menjadi lampion-lampion dan aneka lampu berwarna-warni yang menjadi pelengkap utama dalam perayaan Cap Go Meh.
Festival ini adalah sebuah festival dimana masyarakat diperbolehkan untuk bersenang-senang.
Saat malam tiba, masyarakat akan turun ke jalan untuk menikmati pemandangan lampion berbagai bentuk yang telah diberi berbagai hiasan.
Di malam yang disinari bulan purnama sempurna, masyarakat akan menyaksikan tarian naga (masyarakat Indonesia mengenalnya dengan sebutan ‘Liong’) dan tarian Barongsai.