Akun Twitternya Dipulihkan, Trump Dapat 25 Juta Follower dalam Semalam

Akun Donald Trump dipulihkan setelah Elon Musk yang kini menjadi pemilik Twitter menggelar jajak pendapat


zoom-inlihat foto
ilsutrasi-twitter.jpg
GLENN CHAPMAN / AFP
Ilustrasi Twitter


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Setelah dipulihkan, akun Twitter mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat tambahan lebih dari 25 juta pengikut dalam semalam.

Akun Trump dipulihkan setelah Elon Musk yang kini menjadi pemilik Twitter menggelar jajak pendapat pada hari Jumat malam, (18/11/2022).

Ada sekitar 15 juta pengguna Twitter yang ikut dalam jajak pendapat. Sebanyak 52 persen responden menyetujui pemulihan akun Trump.

"Orang-orang telah berpendapat. (Akun) Trump akan dipulihkan. Suara rakyat adalah suara Tuhan," kata Musk melalui Twitter, dikutip dari Newsweek.

Akun Trump ditangguhkan secara permanen per tanggal 8 Januari 2021, dua hari setelah para pendukungnya menyerbu Gedung DPR AS. Trump kemudian membuat media sosialnya sendiri, yakni Truth Social.

Trump kini memiliki 88 juta pengikut atau follower. Namun, kemungkinan besar dia tetap akan meninggalkan Twitter. Politikus Partai Republik itu juga belum mengeluarkan kicauan semenjak akunnya dipulihkan.

Baca: Setelah Gelar Jajak Pendapat, Elon Musk Pulihkan Akun Twitter Trump

Pada hari Sabtu lalu dia berpidato pada acara yang digelar oleh Koalisi Yahudi Republikan. Di sana dia memunclkan tanda-tanda bahwa dia tidak akan kembali ke media sosial berlogo burung itu.

Trump sempat ditanya pendapatnya tentang jajak pendapat itu. Trump kemudian berujar bahwa Musk adalah seseorang yang "cocok" dengannya selama Trump menjadi presiden.

"Dia benar-benar menggelar jajak pendapat dan kudengar itu besar sekali, sangat kuat," kata Trump.

Baca: Maju Lagi Jadi Capres, Trump Ganti Slogan Kampanyenya Jadi MAGAGA

Namun, dia kemudian mengatakan sudah memiliki platform media sosialnya sendiri. "Truth Social naik sangat cepat, ia sangat bagus. Media tak suka membicarakannya, tetapi ia sangat baik. Saya kira keterlibatan audiens (enggagement) jauh lebih baik daripada yang di Twitter," kata dia menjelaskan.

"Tetapi saya dengar kami mendapat suara besar (dalam jajak pendapat) agar kembali ke Twitter. Saya tak paham karena saya tak melihat adanya alasan apa pun untuk itu. Mereka punya banyak masalah di Twitter, kalian lihatlah apa yang sedang terjadi.

Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut para pendukungnya yang menghadiri acara di rumah pribadinya, Mar-a-Lago, (15/11/2022).
Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut para pendukungnya yang menghadiri acara di rumah pribadinya, Mar-a-Lago, (15/11/2022). (JOE RAEDLE / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Meski Trump belum menyatakan akan kembali ke Twitter, sejumlah politikus Partai Republik merayakan kembalinya akun Trump.

Di sisi lain, para pengkritik Trump mengecam keputusan Twitter untuk memulihkan akun Trump. Mereka juga membagikan informasi yang mengaitkan Trump dengan aksi penyerbuan di Gedung DPR AS tanggal 6 Januari 2021.

Baca: Umumkan Maju Jadi Capres 2024, Donald Trump Mulai Berkampanye

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Donald Trump di sini.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved