Setelah Gelar Jajak Pendapat, Elon Musk Pulihkan Akun Twitter Trump

Akun Donald Trump kembali diaktifkan setelah Musk menggelar jajak pendapat di media sosial berlogo burung itu.


zoom-inlihat foto
mantan-presiden-as-donald-trump-berpidato-di-konferensi-tindakan-politik-konservatif-cpac.jpg
JOE RAEDLE / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images via AFP
Mantan Presiden AS Donald Trump berpidato pada Konferensi Tindakan Politik Konservatif (CPAC) yang diadakan di Hyatt Regency pada 28 Februari 2021 di Orlando, Florida.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Elon Musk akhirnya memulihkan akun Twitter milik mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Akun Trump kembali diaktifkan setelah Musk menggelar jajak pendapat di media sosial berlogo burung itu.

Melalui jajak pendapat itu para pengguna Twitter bisa menyatakan setuju atau tidaknya mereka mengenai pemulihan akun Trump. Musk tinggal menuruti hasilnya.

Ada lebih dari 15 juta pengguna Twitter yang ikut dalam jajak pendapat itu. Hasilnya, 51,8 persen responden memilih akun Trump diaktifkan kembali.

"Orang-orang telah berpendapat.(Akun) Trump akan dipulihkan. Suara rakyat adalah suara Tuhan," kata Musk di Twitter, (19/11/2022), dikutip dari United Press International.

Akun Trump dengan nama pengguna @realDonaldTrump terlihat sudah pulih. Namun, politikus kontroversial itu belum mengeluarkan kicauan di sana.

Baca: Setelah Lakukan PHK Massal, Elon Musk Minta Karyawan Twitter WFO

Akun itu sempat ditangguhkan secara permanen oleh pihak Twitter per tanggal 8 Januari 2021, beberapa hari setelah para pendukung Trump menyerbu Gedung DPR AS.

"Dalam konteks peristiwa mengerikan pada pekan ini, kami pada hari Rabu menjelaskan bahwa tambahan pelanggaran atas aturan di Twitter bisa berpotensi memunculkan tindakan ini," demikian pernyataan Twitter saat itu.

"Kerangka kepentingan publik kami ada untuk memungkinkan masyarakat mendengar langsung dari para pejabat terpilih dan pemimpin dunia. Kerangka itu dibangun di atas prinsip bahwa orang berhak meminta pentanggungjawaban kekuasaan secara terbuka."

Baca: Elon Musk Umumkan Akun Centang Biru di Twitter Berbiaya Rp125 Ribu/Bulan

Sejak resmi memiliki Twitter, Musk sering mengambil tindakan kontroversial. Salah satunya adalah pemecatan ribuan karyawan Twitter.

Para karyawan yang masih bertahan juga diminta untuk bekerja jauh lebih keras apabila tetap ingin berkarier di sana.

Pada hari Jumat lalu Musk sempat mengirim surel kepada karyawan yang "benar-benar mengembangkan perangkat lunak" untuk melapor kepada perusahaan.

Baca: Elon Musk Berulah, Unggah Twit Teori Konspirasi lalu Menghapusnya

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Twitter di sini.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved