"Saat itu (Sambo mengatakan) jangan ramai-ramai, karena itu terkait masalah pelecehan, jangan ngomong kemana-mana dulu, kurang lebih gitu," kata Ridwan, dikutip dari Kompas.
Baca: Putri Candrawathi Disebut Gelar Acara Makan-makan Setelah Brigadir J Tewas Dibunuh
Baca: Sosok AKP Rifaizal Samual, Polisi yang Sempat Cecar Bharada E dan Disentil Sambo
Ridwan menjelaskan kala itu suami Putri Candrawathi itu menceritakan adanya kronologi tembak menembak antara Richard Eliezer atau Bharada E dengan almarhum Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Kejadian tembak menembak tersebut disebut karena adanya dugaan pelecahan seksual yang dialami oleh Putri Candrawathi.
Karena masalah itulah Ridwan yang menduduki posisi Kasat Reskrim Metro Jakarta Selatan diminta Ferdy Sambo untuk tak menyebarkan informasi olah TKP kematian Brigadir J.
"Tidak ramaikan itu (olah TKP) dengan alasan bahwa saat itu merupakan aib keluarga," lanjut Ridwan.
(TRIBUNNEWSWIKI/Ka)