Raden Rubini Natawisastra

Raden Rubini Natawisastra adalah pahlawan nasional yang menjalankan misi kemanusiaan sebagai dokter.


zoom-inlihat foto
Raden-Rubini-Natawisastra.jpg
Dok. Pribadi
Raden Rubini Natawisastra

Raden Rubini Natawisastra adalah pahlawan nasional yang menjalankan misi kemanusiaan sebagai dokter.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Raden Rubini Natawisastra adalah pahlawan nasional Indonesia.

Raden Rubini atau yang dikenal sebagai dr. Raden Rubini adalah dokter militer yang menjalankan misi kemanusiaan di Provinsi Kalimantan Barat pada zaman penjajahan.

Rubini menjadi salah satu dari tokoh Kalimantan Barat yang meninggal di tangan penjajah Jepang.

Pada 7 November 2022, secara resmi pemerintah Indonesia menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Rubini. (1)

Baca: Kapitan Pattimura (Thomas Matulessy)

 

  • Biografi #


Raden Rubini lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 31 Agustus 1906 dan merupakan keturunan bangsawan Sunda.

Rubini adalah anak pasangan Ni Raden Endung Lengkamirah dan Raden Natawisastra.

Istrinya adalah Amalia Rubini dan mendukung perjuangan dr. Rubini. (2)

Baca: Achmad Soebardjo

 

  • Perjuangan #


Raden Rubini bekerja sebagai dokter pemerintah di rumah sakit militer.

Sejak tahun 1934, Rubini ditugaskan ke Pontianak, Kalimantan Barat.

Selanjutnya, Rubini ditugaskan kembali di rumah sakit milik Misi Katolik Rumah Sakit Sungai Jawi.

Saat ini, rumah sakit tersebut dikenal dengan nama Rumah Sakit Santo Antonius.

Rubini menetap di Kalimantan Barat selama 17 tahun untuk menjalankan misi kemanusiaan sebagai dokter.

Tugasnya adalah menjadi dokter keliling yang melayani pengobatan di daerah pedalaman dan terpencil.

Selain menjadi dokter, Rubini juga membentuk gerakan bawah tanah pasien yang sebagian besar perempuan dan anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual.

Rubini juga bergabung dalam kegiatan politik, yaitu di Partai Indonesia Raya.

Dalam partai tersebut, dr. Rubini mengobarkan semangat perjuangan untuk menentang penjajahan Jepang.

Sang istri, Amalia Rubini, juga aktif dalam gerakan Palang Merah dan menjadi Ketua Perkumpulan Istri Indonesia (PII) cabang Pontianak.

PII adalah anggota Perserikatan Perkumpulan Istri Indonesia (PPII).

Pada tahun 1935, PPII berganti nama menjadi Kongres Perempuan Indonesia.

Pada tahun 1946, Kongres Perempuan berganti nama lagi menjadi Kowani. (2)

Baca: Jenderal Soedirman

 

  • Tragedi Mandor #


Tragedi Mandor adalah peristiwa pembantaian massal yang terjadi pada 28 Juni 1944 di Kalimantan Barat.

Perjuangan dr. Rubini dang sang istri harus berakhir, karena keduanya meninggal dalam Tragedi Mandor.

Saat itu, dr. Rubini menjabat sebagai Kepala Bagian Bedah dan Kepala Rumah Sakit Sungai Jawi, Pontianak.

Jasad keduanya kemudian dimakamkan di Makam Juang Mandor. (2)

Baca: Tan Malaka

 

  • Pahlawan Nasional #


Pada 7 November 2022, pemerintah Repubulik Indonesia melalui Presiden Joko Widodo menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada lima tokoh dari berbagai daerah yang telah berjasa.

Salah satunya adalah dr. Rubini Natawisastra yang berasal dari Kalimantan Barat.

Hal ini merujuk pada Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 96/TK/Tahun 2022 yang ditetapkan pada tanggal 3 November 2022.

Penyerahan anugerah tersebut diwakili oleh ahli waris masing-masing penerima gelar penghargaan pahlawan nasional.

Nama dr. Rubini telah diabadikan menjadi nama RSUD dr. Rubini Mempawah.

Selain itu, namanya juga diabadikan sebagai nama jalan di Kabupaten Mempawah, Kota Pontianak, Kota Bandung, dan Taman Aulia dr. Rubini. (1)

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/YUSTICA)

 



Nama Lengkap Raden Rubini Natawisastra
Kelahiran Bandung, Jawa Barat, 31 Agustus 1906
Pasangan Nyonya Amalia Rubini
   




KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved