Donald Trump Gugat CNN, Minta Ganti Rugi Rp7,2 Triliun

Donald Trump menuding CNN telah melancarkan kampanye fitnah terhadap dia.


zoom-inlihat foto
mantan-presiden-as-donald-trump-berpidato-di-konferensi-tindakan-politik-konservatif-cpac.jpg
JOE RAEDLE / GETTY IMAGES AMERIKA UTARA / Getty Images via AFP
Mantan Presiden AS Donald Trump berpidato pada Konferensi Tindakan Politik Konservatif (CPAC) yang diadakan di Hyatt Regency pada 28 Februari 2021 di Orlando, Florida.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggugat CNN lantaran media besar itu dianggap telah memfitnahnya.

Menurut Trump, CNN telah menggunakan pengaruhnya untuk mengalahkan Trump secara politik.

Dalam berkas gugatannya sebanyak 29 lembar itu, Trump mengatakan CNN telah lama mengkritik dia.

Trump menuding CNN meningkatkan serangan terhadap dia dalam beberapa bulan terakhir. Kata Trump, serangan itu dilancarkan karena CNN takut Trump bakal maju lagi pada Pilpres 2024.

"Sebagai bagian dari upayanya untuk memiringkan keseimbangan politik ke kiri, CNN telah berusaha menodai [nama baik] penggugat dengan serangkaian skandal, kepalsuan, fitnah tudingan 'rasis', 'antek Rusia', 'pemberontak', dan pada akhirnya 'Hitler'," demikian pernyataan dalam berkas gugatan itu, dikutip dari News Sky.

Baca: Video Trump Berkata Jaga Negara Kita Tetap Gay Ditonton Sejuta Kali

Trump juga mencantum beberapa berita/laporan yang dianggapnya menyamakan dia dengan Hitler. Salah satunya ialah laporan khusus yang dirilis pada bulan Januari 2022 oleh pembawa acara bernama Fareed Zakaria. Dalam laporan itu, terdapat video Hitler.

Baca: Duduk di Barisan 14 pada Acara Pemakaman Elizabeth II, Biden Dihujat Trump

Gugatan itu diajukan ke pengadilan federal di Fort Lauderdale, Florida. Saat ini Trump juga sedang diselidiki karena menyimpan dokumen rahasia negara di rumah pribadinya.

Bulan lalu Trump, keluarganya, dan Trump Organisation digugat karena dituding melakukan "penipuan bank, pajak, dan asuransi". Gugatan itu diajukan oleh Jaksa Umum New York Letitia James. Jika gugatan ini berhasil, bisnis Trump bisa terganggu selama beberapa tahun.

Di tengah itu semua, Trump masih tersandung kasus penyerangan Gedung Capitol pada tanggal 6 Januari 2021. Peristiwa itu dipicu oleh para pendukung Trump yang menyerbu ke gedung tersebut. Komite DPR AS menyelidiki peran Trump dalam penyerangan itu.

Baca: FBI Temukan Dokumen tentang Pertahanan Nuklir Negara Lain di Rumah Trump

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang Donald Trump di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved