TV Rusia Sebut Pemakaman Ratu Jadi Waktu yang Tepat untuk 'Menuklir Inggris'

Pembawa acara bernama Olga Skabeyeva mengatakan pemakaman Elizabeth adalah waktu yang tepat untuk meluncurkan rudal nuklir ke Inggris.


zoom-inlihat foto
Olga-Skabeyeva.jpg
Twitter/JuliaDavisNews
Olga Skabeyeva, pembawa acara program 60 Minutes di kanal TV Russia-1.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pembawa acara televisi pemerintah Rusia mengatakan negaranya harus memanfaatkan momen pemakaman Ratu Inggris Elizabeth II.

Kata pembawa acara yang bernama Olga Skabeyeva itu, pemakaman Elizabeth adalah waktu yang tepat untuk meluncurkan rudal nuklir ke Inggris.

Komentar itu disampaikannya pada program acara 60 Minutes di kanal Russia-1. Kanal itu memang sering mendesak Moskwa untuk melancarkan serangan terhadap negara-negara Barat yang mendukung Ukraina.

Pada program acara itu, Andrey Gurulyov yang menjadi anggota parlemen Rusia sekaligus mantan komandan angkatan darat mengomentari pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Biden meminta Presiden Rusia Vladimir Putin agar tidak menggunakan senjata pemusnah massal, misalnya senjata nuklir. Permintaan Biden itu dicibir oleh Gurulyov.

Baca: Rusia Mulai Terdesak, Kelompok Separatis di Ukraina Minta Refendum Digelar

"Apakah Anda mendengar semua omong kosong yang diucapkannya?" kata Gurulyov untuk mengomentari ucapan Biden, dikutip dari Newsweek, (21/9/2022).

"Apa yang membuat dia berpikir kita bakal melancarkan serangan nuklir ke Ukraina?"

"Kita masih harus tinggal di sana, di Ukraina. Kita punya banyak target," kata dia.

"Mengapa kita akan mengebom Ukraina dan Jerman jika ada Inggris yang menjadi sumber kejahatan?"

Baca: Ukraina Sebut Pasukan Rusia Serang PLTN Pivdennoukrainsk

Skabeyeva kemudian memotong ucapan Gurulyov, dan berkata, "Kita seharusnya sudah melakukannya hari ini. Semua orang terbaik berada di sana untuk pemakaman."

Yang disebut Skabeyeva sebagai 'semua orang terbaik' adalah para pemimpin negara dan bangsawan dari seluruh dunia yang datang menghadiri pemakaman Elizabeth.

Sementara itu, melalui Twitter, seorang jurnalis bernama Julia Davis mengatakan Skabeyeva berujar bahwa Moskwa "seharusnya melancarkan serangan nuklir pada hari Senin karean ada banyak orang penting yang menghadiri pemakaman Ratu".

Dalam program 60 Minutes itu, Gurulyov juga menggambarkan dampak buruk yang bakal dihadapi Inggris jika negara itu diserang dengan nuklir.

Baca: Kalah di Ukraina Timur, Pasukan Rusia Dilaporkan Merekrut 10.000 Narapidana

"Apakah mereka akan mempertahankan gurun Mars menggunakan Pasal 5 mereka," tanya Gurulyov kepada Skabeyeva. Pasal 5 yang dimaksud di atas adalah perjanjian di antara negara-negara NATO untuk melakukan pertahanan bersama.

"Tidak akan ada yang tersisa."

Sementara itu, Evgeny Popov, rekan Skabeyeva dalam membawakan acara, juga memotong pembicaraan.

"Izinkan saya mengingatkan Anda bahwa Inggris juga memiliki senjata nuklir," kata Popov kepada Gurulyov.

Namun, Gurulyov mengatakan bahwa senjata nuklir Inggris bisa dengan cepat dihancurkan. "Kita jauh lebih kuat dalam hal itu."

Baca: Rudal Hipersonik Rusia Diduga Jatuh Menghantam Wilayah Rusia Sendiri

(Tribunnewswiki)

Baca berita lain tentang Rusia di sini

 











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved