TRIBUNNEWSWIKI.COM - Para penggemar berat klub sepak bola Manchester United (MU) kesal atas kicauan Elon Musk.
Di Twitter, Musk sempat berkicau bahwa dia akan membeli tim besar asal Inggris itu.
"Agar menjadi jelas, saya mendukung separuh bagian kiri Partai Republik dan separuh bagian kanan Partai Demokrat! Selain itu, saya tengah membeli Manchester United, sama-sama - Elon Musk," kata orang terkaya di dunia itu.
Dikutip dari Reuters, dalam enam jam, kicauan itu mendapat 500.000 like dari para pengikutnya.
Namun, dia buru-buru memberikan klarifikasi. Kata dia, itu guyonan semata.
"Tidak, ini guyonan panjang di Twitter. Saya tidak akan membeli tim olahraga apa pun," ujar Musk menjelaskan.
Dia juga mengungkapkan bahwa tim berjuluk Setan Merah itu adalah tim kesayangannya.
"Mereka (Manchester United) adalah tim favorit saya ketika saya masih kecil."
Baca: Sempat Berkata Akan Beli Manchester United, Elon Musk Mengaku Hanya Bercanda
Kini MU dimiliki oleh keluarga Glazers dari Amerika Serikat.
Pada permulaan Liga Inggris musim ini, MU tampak terseok-seok dan menghuni papan bawah klasemen.
Dalam sepuluh tahun terakhir, tim tersukses di Inggris itu juga sudah berganti delapan pelatih.
Sejumlah fans MU mulai berpikir inilah saat yang tepat untuk mendesak Glazers menjual MU.
Adapun Glazers hingga saat ini belum bersedia buka suara mengenai guyonan Musk itu.
Baca: Jelang Sidang Kasus Pembelian Twitter, Elon Musk Jual Saham Tesla Senilai Rp102 T
Sayangnya, sejumlah penggemar berat MU kesal akan candaan pria berumur 51 tahun itu.
"Ini hanya kicauan dari seseorang yang jarang berpikir dua kali sebelum menilis sesuatu," kata Manchester United Fanatics Club.
Fans MU di Kalkuta turut berkomentar.
"Sekali lagi ini menegaskan fakta bahwa Elon dan kicauannya hanya gimik. Kendati demikian, akan bagus sekali apabila dia benar-benar menginvestasikan sepersepuluh dari yang dia bayarkan untuk [membeli] Twitter, ke dalam klub legendaris ini ... seluruh fans sudah bosan dengan Glazers."
Candaan yang berujung denda
Sebenarnya, Musk juga pernah bercanda seperti ini sebelumnya.
Pada bulan April lalu dia pernah berkicau ingin membali perusahaan minuman ringan Coca-Cola agar bisa kembali menambahkan kokain ke dalam minuman itu.
Baca: Hadapi Elon Musk, Twitter Menangkan Pertempuran Pertama di Pengadilan