Kapolres Metro Jakarta Selatan Diduga Bersihkan TKP Penembakan Brigadir J

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto diduga menjadi sosok yang membersihkan TKP penembakan Brigadir J


zoom-inlihat foto
Kapolres-Metro-Jakarta-Se272022-Sumber-KOMPAS-TV.jpg
Sumber: KOMPAS TV
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto saat konferensi pers soal baku tembak antaranggota polisi, Selasa (12/7/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto, diduga berperan sebagai sosok yang membersihkan tempat kejadian perkara (TKP) penembakan Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat di rumah Kadiv Propam nonaktif Ferdy Sambo.

Keterangan itu disampaikan oleh Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Univesitas Bhayangkara Hermawan Sulistyo, dikutip dari KOMPAS TV, Rabu (4/8/2022).

Ia juga menyebut Budhi dinonaktifkan karena sudah melakukan pembersihan di TKP tewasnya Brigadir J.

“Bukti-bukti fisiknya itu pada enggak ada gitu, pada hilang, karena TKP-nya dibersihkan,” ujar Hermawan Sulistyo.

Hermawan mengatakan menurut aturan, TKP tidak boleh dibersihkan.

Baca: Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Brigadir J, Bharada E Langsung Ditahan & Dijerat Pasal Pembunuhan

Baca: Bharada E Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Brigadir J, Usman Hamid: Kemungkinan Ada Otak Pembunuhan

“Itu makanya Kapolresnya dicopot karena TKP kok dibersihkan, TKP kan enggak boleh dibersihkan,” imbuhnya.

Menurutnya, karena bukti fisik yang tidak ada dan TKP yang sudah dibersihkan, maka Polri saat ini tidak cukup kuat untuk mengeluarkan pendapat soal dugaan keterlibatan Irjen Ferdy Sambo.

Ia juga mengatakan memang tak sedikit pelanggaran kode etik yang sudah dilakukan oleh Propam Polri di rumah Ferdy Sambo yang menjadi tempat tewasnya Brigadir J.

Budhi telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Metro Jakarta Selatan sejak Rabu (20/7/2022) lalu.

Polisi mengatakan penonaktifan Budhi adalah imbas baku tembak antar polisi yang melibatkan Brigadir J dan Bharada E.

Namun, alasan sesungguhnya di balik penonaktifan Budi adalah karena dia diduga membersihkan TKP.

Kombes Pol Budhi Herdi Susianto
Kombes Pol Budhi Herdi Susianto (Kompas.com)

 

“Kalau untuk pembuktian lebih dari itu, saya kita harus nunggu bukti. Ini enggak ada HP (Brigadir J), HP yang disita, HP baru semua, terus saksi-saksi kan enggak mau ngomong selama ini, saksinya GTM semua, gerakan tutup mulut,” kata dia.

“Apakah karena ini pressure, intervensi, obstruction of justice atau apa, kita belum tahu, karena belum dibuka semuanya.”

Dia pun juga akhirnya memahami saat masyarakat Indonesia menganggap polisi menutupi kasus Brigadir J.

“Padahal tidak, memang itu bukti-bukti fisik nya itu enggak ada, nggak ditemukan. Nah apakah dihilangkan atau rusak atau benar itu masih dicari, tanpa bukti, itu argumen polisi akan sangat lemah, apakah masuk pasal 340 atau 338 ini kan jadi perdebatan,” kata dia.

Bharada E Jadi Tersangka

Bharada E atau Bharada Richard Eliezer resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus baku tembak yang menewakan Brigadir J, pada Jumat (8/7/2022) lalu.

Keputusan tersebut diambil oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Rabu (3/8/2022).

Bharada E ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan pada laporan keluarga Brigadir J.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Daizen Maeda

    Daizen Maeda adalah pemain sepak bola profesional berkebangsaan
  • Sesar Lembang

    Sesar Lembang adalah patahan geser aktif sepanjang 22
  • Jin BTS Dikabarkan Bakal Jalani

    Sosok bernama lengkap Kim Seokjin tersebut lalu akan
  • Larangan Ban Lengan Pelangi saat

    DFB akan menempuh jalur hukum sehubungan dengan larangan
  • Salem Al-Dawsari

    Salem Al-Dawsari adalah pemain sepak bola profesional berkebangsaan
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved