MUI Dukung Upaya Pembersihan Internal Aksi Cepat Tanggap, Sebut ACT Aset dan Jangan Sampai Dimatikan

Majelis Ulama Indonesia berikan dukungan adanya evaluasi pada internal ACT namun jangan sampai dihentikan


zoom-inlihat foto
20-ACT.jpg
istimewa
ACT


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Majelis Ulama Indonesia atau MUI ikut memberikan komentar terkait masalah yang menimpa ACT atau Aksi Cepat Tanggap.

Ketua MUI bidang Ekonomi Syariah dan Halal Sholahudin Al Aiyubi pada Kamis (7/7/2022) dalam jumpa pers Halal Award 2022 di IPB International Convention Center Bogor, Jawa Barat mengutarakan dukungannya.

Mui sampaikan dukungan untuk pembersihan internal ACT.

Yakni perlu dilakukan di ACT adalah melaksanakan evaluasi bersama, pengelola, pengawasan masyarakat, dan regulasi pemerintah terhadap organisasi filantropi ini supaya tidak terjadi penyimpangan lagi.

Namun MUI juga meminta kegiatan lembaga kemanusiaan ACT tidak dihentikan.

"Filantropi lembaga zakat dan hal yang sejenisnya adalah amanah. Kalau ada ketidaksesuaian aspek keamanahan itu, memang harus dievaluasi,"

"Akan tetapi, lembaga semacam ACT merupakan aset dan oleh karena itu kami mendorong dilakukan pembersihan tapi jangan sampai dimatikan." papar Sholahudin, dilansir dari KompasTv.

Dia melanjutnya, ACT merupakan lembaga terpercaya.

Tak hanya itu saja, ACT juga menyalurkan apa yang menjadi kebutuhan kemaslahatan umat.

Baca: Ngaku Kaget Dengan Penyelewengan Dana di ACT, Pemkot Palembang Beri Imbauan Agar Tak Donasi ke ACT

Baca: Dugaan Penyelewengan Dana ACT, Mantan Presiden Ahyudin Diperiksa Bareskrim Soal Legalitas Yayasan

"MUI telah mendengar penyelewengan dana umat yang cukup besar oleh pengelola ACT, namun tidak memiliki kapasitas lebih dalam untuk mengetahui hal tersebut," lanjut dia.

"Bahwa kemudian kami menemukan penyimpangan dari sisi pengelolaannya, sebaiknya kita tidak mematikan lumbungnya, tetapi mencoba membersihkan." imbuh Sholahudin.

Sholahudin juga memberikan saran agar pemerintah menarik kembali pencabutan izin ACT.

Ini lantaran ACT organisasi pengumpul dana untuk kemaslahatan umat itu adalah aset yang hanya perlu dibersihkan dari oknum-oknum penyeleweng dana.

Rencana pencabutan izin ACT, lanjut Sholahudin, sudag menjadi perhatian oleh pihak internal, sehingga pembenahan sedang dilakukan di dalam organisasi kemanusiaan ini.

Dia pun juga menjelaskan hal ini bertujuan supaya ada evaluasi kembali terkait pencabutan izin secara lebih mendasar.

ACT (Aksi Cepat Tanggap) merupakan lembaga yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan.
ACT (Aksi Cepat Tanggap) merupakan lembaga yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. (ACT)

"Apa yang dilakukan pemerintah mungkin pilihan yang terbaik dan kami mendorong apa yang dilakukan ini tidak sampai men-suspend," tuturnya.

Seperti yang sudah diketahui, kasus penyelewengan dana mencuat karena majalah Tempo membuat laporan jurnalistik yang berjudul "Kantong Bocor Dana Umat".

Laporan itu berisi pengungkapan dugaan penyelewengan atau penilapan uang donasi oleh petinggi ACT.

ACT Pertanyakan Keputusan Pencabutan Izin PUB oleh Kemensos: Di Sini Kami Menjadi Heran

Pihak lembaga Aksi Cepat Tanggap atau ACT, melalui Tim legal Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Andri TK mempertanyakan keputusan Kementerian Sosial (Kemensos).





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved