Dugaan Penyelewengan Dana ACT, Mantan Presiden Ahyudin Diperiksa Bareskrim Soal Legalitas Yayasan

Kasus ACT mencuat karena majalah Tempo membuat laporan jurnalistik yang berjudul "Kantong Bocor Dana Umat".


zoom-inlihat foto
Presiden-Aksi-Cepat-Tanggap-ACT-Ahyudin-sampaikan-keteranga.jpg
TRIBUNNEWS
Mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin. Ahyudin menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta, Jumat (8/7/2022).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta, Jumat (8/7/2022).

Ahyudin mengatakan, sejak ia tiba di Gedung Bareskrim sekitar pukul 10.00 WIB, penyidik Bareskrim telah menyecarnya soal legalitas yayasan ACT.

"Baru konfirmasi tentang legal yayasan. Jadi baru seputar legal yayasan, itu aja," kata Ahyudin di lokasi, dikutip dari Kompas.com.

Ahyudin menjelaskan, pemeriksaan terhadap dirinya masih belum tuntas.

Sebab, pemeriksaan masih akan berjalan lama.

"Oh masih lama," imbuh dia.

Ahyudin diketahui sebagai pendidik atau founder yayasan ACT yang sudah berdiri sejak tahun 2005 itu.
Ahyudin diketahui sebagai pendidik atau founder yayasan ACT yang sudah berdiri sejak tahun 2005 itu. Ahyudin menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jakarta, Jumat (8/7/2022).(Istimewa)

Kemudian, Ahyudin terpantau tiba di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, sekitar pukul 10.35 WIB dan didampingi sejumlah kuasa hukumnya saat tiba di lobi Gedung Bareskrim.

"Klarifikasi saja," kata Ahyudin kepada awak media.

Baca: ACT (Aksi Cepat Tanggap)

Seperti diketahui, kasus ini mencuat karena majalah Tempo membuat laporan jurnalistik yang berjudul "Kantong Bocor Dana Umat".

Laporan itu berisi pengungkapan dugaan penyelewengan atau penilapan uang donasi oleh petinggi ACT.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved