Aktor Sean Penn Desak para Miliarder Belikan Jet Tempur untuk Ukraina

Penn meminta setidaknya ada satu miliarder yang bersedia membeli dua skuadron pesawat F-15 atau F-16.


zoom-inlihat foto
Sean-Penn-2.jpg
ANGELOS TZORTZINIS / AFP
Aktor Amerika Serikat, Sean Penn, berbicara kepada media saat konferensi pers tentang kesepakatan kerja sama antara Kota Rzeszow dan Yayasan CORE, 25 Maret 2022, di Rzeszow, Polandia, sekitar 80 km dari perbatasan Ukraina-Polandia.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Aktor asal Amerika Serikat (AS), Sean Penn, mendesak para miliarder untuk membantu Ukraina dengan membelikan negara itu jet tempur.

Penn meminta setidaknya ada satu miliarder yang bersedia membeli dua skuadron pesawat F-15 atau F-16.

Aktor Hollywood itu ingin seseorang membelanjakan uangnya senilai $300 miliar untuk membeli "12 jet tempur yang lebih bagus daripada MiG dan SU milik Rusia".

Desakan dari Penn itu untuk menanggapi permintaan Angkatan Udara Ukraina akan jet tempur buatan AS.

Penn sendiri pernah terlibat dalam pembuatan film dokumenter tentang Ukraina dan presidennya, Volodymyr Zelenskiy.

Dikutip dari The Guardian, (2/4/2022), aktor pemenang Oscar itu berada di ibu kota Ukraina, Kiev, pada hari ketika perang meletus.

Dia terlihat di barisan depan saat ada konferensi pers di Ukraina dan bertemu dengan Zelenskiy.

Baca: Ukraina dan Rusia Lakukan Pertukaran Tawanan, Ada 86 Personel

Aktor Sean Penn
Aktor Sean Penn saat konferensi pers di Krakow, Polandia, 23 Maret 2022.

Tim film dokumenter yang dibawa Penn juga bekerja sama dengan para pejabat pemerintahan Ukraina.

Selain itu, Penn dilaporkan makin dekat dengan Zeleskiy dan berusaha membantu Ukraina mendapatkan persenjataan untuk Ukraina.

Penn sempat mengunjungi Donbas pada bulan November tahun lalu. Donbas kini mendapat sorotan media karena menjadi medan tempur antara Ukraina dan Rusia.

Pekan lalu Penn sempat mengancam akan "melebur" piala Oscar miliknya di depan umum jika Zelenskiy tidak diizinkan berbicara setidaknya pada acara penganugerahan Oscar.

Sayangnya, Presiden Ukraina itu, yang juga merupakan mantan aktor, tidak diberi kesempatan.

Ukraina sudah berulang kali meminta bantuan tambahan jet tempur sejak invasi dimulai.

Baca: Ukraina Sebut Pasukan Rusia Sudah Angkat Kaki dari PLTN Chernobyl

Baca: Rusia Minta 134.500 Warganya Ikut Wajib Militer, Kemenhan: Tak Akan Pergi ke Ukraina

Namun, AS menolaknya karena merasa bantuan itu bakal meningkatkan ketegangan antara AS dan Rusia.

Kendati demikian, Ukraina terus meminta jet tempur, terutama F-15 dan F-16 yang menurutnya mudah dipelajari oleh pilot Ukraina dengan cepat.

Ukraina mengatakan pilot bisa menerbangkan jet tersebut hanya dengan pelatihan selama 2 hingga 3 minggu.

Padahal, pakar mengatakan biasanya pilot butuh waktu hingga 4 bulan untuk bisa menerbangkan pesawat baru.

Selain itu, Ukraina juga bakal kesulitan mendapat suku cadang dan teknisi untuk merawat pesawat.

Mantan pilot RAF, Andy Netherwoos, buka suara mengenai kemampuan pilot untuk menerbangkan pesawat baru.

"Jika Anda bertanya kepada saya pada awal perang, saya akan mengatakan mustahil bagi pilot Ukraina untuk mempelajari pesawat baru dalam 2 hingga 3 pekan. Namun, saya enggan menggunakan kata mustahil ketika membicarakan Angkatan Udara Ukraina," kata Netherwood dikutip dari The Guardian.

Baca: AS Sebut Putin Dibohongi Penasihatnya, Diberi Informasi Keliru tentang Ukraina

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang konflik Ukraina-Rusia di sini







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved