Rusia Gencarkan Serangan Udara ke Kota-Kota di Kawasan Ukraina Barat

Serangan dilaporkan mengenai pangkalan udara di Lutsk dan Ivano-Frankivsk.


zoom-inlihat foto
Kota-Lutsk.jpg
YURIY DYACHYSHYN / AFP
Tentara Ukraina bertugas di Kota Lutsk, 21 Juli 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Rusia memperbesar serangan udaranya ke kota-kota yang berada di Ukraina barat, Jumat (12/3/2022).

Serangan itu dilaporkan mengenai pangkalan udara di Lutsk dan Ivano-Frankivsk yang berada jauh dari area utama pertempuran.

Pada saat yang sama ada konvoi pasukan Rusia sejauh 40 mil yang bergerak menuju ke ibu kota Ukraina, Kyiv.

Sejumlah tank dan artileri kemudian ke posisi menyerang dan menargertkan bagian Kyiv bagian barat laut.

Melansi pemberitaan The Guardian, (12/3/2022), militer Ukraina mengatakan Rusia berusaha "memblok" Kyiv dengan cara merebut pusat pertahanan di Kyiv bagian barat dan Utara.

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan sebanyak 2 juta warga kota telah meninggalkan Kyiv.

Dia menyebut militer Ukraina terus menyiapkan pertahanan. "Setiap jalan, setiap rumah diberi pertahanan," kata Klitschko dikutip dari The Guardian.

"Bahkan orang-orang yang dalam hidupnya tidak pernah ingin mengganti pakaiannya, kini mereka berseragam dengan senapan mesin di tangan," kata dia.

Baca: Rusia Tuding Ukraina Punya Program Senjata Biologis, PBB: Tak Ada Buktinya

Baca: AS dan Inggris Khawatir Rusia Bakal Gunakan Senjata Kimia di Ukraina

Prajurit Ukraina Andriy Yermolayev, 50, yang kehilangan sebagian kakinya selama penembakan Rusia pada 24 Februari, dievakuasi dari Kota Irpin, sebelah barat Kyiv, pada 7 Maret 2022.
Prajurit Ukraina Andriy Yermolayev, 50, yang kehilangan sebagian kakinya selama penembakan Rusia pada 24 Februari, dievakuasi dari Kota Irpin, sebelah barat Kyiv, pada 7 Maret 2022. (ARIS MESSINIS / AFP)

Pasukan Ukraina menggambarkan pertempuran sengit untuk memperebutkan jalur utama yang mengarah ke Kyiv.

Serangan rudal dilaporkan menghantam Velyka Dymerka yang berada tepat di luar batas kota Kyiv.

"Tidak ada tempat untuk melarikan diri atau bersembunyi. Kami hidup di sini," kata seorang tentara Ukraina bernama Vasil Popov yang berusia 38 tahun.

Rusai dilaporkan kehilangan banyak tentara dan peralatan perang pada pekan ketiga invasi.

Namun, pasukan Vladimir Putin tetap bergerak maju menuju ibu kota Ukraina.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, mengatakan Rusia menggunakan senjata jarak jauh dengan akurasi tinggi untuk menyerang pangkilan militer di Lutsk dan Ivano-Frankivsk.

Serangan di Lutsk menyebabkan dua tentara Ukraina tewas dan ada enam yang terluka.

Baca: Pengungsi Ukraina: Tentara Rusia Menembaki Warga Sipil dengan Senapan Mesin

Warga setempat mengatakan terbangun pada pukul 6.45 ketika empat roket Rusia menghantam lapangan terbang.

Serangan juga menargetkan Kota Dnipro yang berada di kawasan timur pada Jumat dini hari.

Ada satu korban jiwa yang dilaporkan. Serangan itu mengenai area di dekat pabrik bahan kimia.

Serangan pada hari Jumat dilaporkan lebih mudah dilakukan karena langit dalam keadaan cerah.

Seorang staf jenderal Ukraina mengatakan gerak maju pasukan Rusia telah dihentikan untuk sementara.

Sementara itu, AS mengatakan pasukan Rusia bergerak maju sekitar 3 mil ke arah barat laut.

Baca: Imbas Invasi Rusia, 9 WNI di Chernihiv Ukraina Tertahan dan Berlindung di Bungker Pabrik

Baca: Rusia Serang Rumah Sakit, Presiden Ukraina: Bukti Genosida Sedang Terjadi, Melampaui Kekejaman

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang konflik Ukraina-Rusia di sini

 





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved