AS dan Inggris Khawatir Rusia Bakal Gunakan Senjata Kimia di Ukraina

Kedua negara ini mengatakan Rusia saat ini bisa saja sedang menyiapkan dalih untuk menggunakan senjata kimia.


zoom-inlihat foto
Ilustrasi-senjata-kimia.jpg
Tribun Jogja
Ilustrasi senjata kimia


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Amerika Serikat (AS) dan Inggris mengkhawatirkan kemungkinan Rusia menggunakan senjata kimia di Ukraina.

Kedua negara itu mengatakan Rusia saat ini bisa saja sedang menyiapkan penggunaan senjata kimia.

Sebelumnya, dilansir dari The Guardian, (10/3/2022), Rusia justru menuding AS telah membantu program senjata biologis di Ukraina.

Namun, tudingan itu dibantah oleh Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki pada Rabu lalu yang menyebutnya sebagai "klaim palsu".

"Kini Rusia telah membuat klaim palsu ini, dan Cina tampaknya mendukung propaganda ini, kami semua harus mewaspadai kemungkinan Rusia menggunakan senjata kimia atau biologis di Ukraina, atau membuat dalih palsu untuk menggunakannya," kata Psaki melalui akun Twitter.

Pernyataan ini keluar setelah para politikus Barat mengaku khawatir akan penggunaan senjata nonkonvensional oleh Rusia.

Baca: Rusia Serang Rumah Sakit, Presiden Ukraina: Bukti Genosida Sedang Terjadi, Melampaui Kekejaman

Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki
Juru Bicara Gedung Putih Jen Psaki menjawab pertanyaan saat briefing harian, Rabu, (9/3/2022) di Washington, DC.

Hal ini mengingatkan mereka akan penggunaan senjata kimia saat Perang Saudara Suriah terjadi.

Kekhawatiran ini muncul, salah satunya karena Kementerian Rusia diduga sedang menyiapkan dalih untuk membenarkan penggunaan senjata kimia dengan membuat klaim palsu tentang program senjata biologis di Ukraina.

Pada hari Rabu lalu Juru Bicara Kemenlu Rusia Maria Zakharova mengatakan Rusia punya bukti bahwa AS membantu program senjata biologis di Ukraina.

Menurutnya, senjata biologis itu antara lain pes, kolera, dan antraks.

AS dan Ukraina membantah klaim ini. Psaki bahkan mengatakannya sebagai tudingan yang tidak masuk akal.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Rusia menuduh para nasionalis Ukraina sedang melakukan "provokasi" senjata kimia di sebuah desa di barat laut Kharkiv.

Baca: AS Khawatir Rusia Bakal Rebut Bahan Penelitian Biologis di Ukraina untuk Membuat Senjata Biologis

Baca: Rusia Nekat Serang Rumah Sakit Ukraina, WHO Angkat Bicara

Menurut Rusia, tujuan para nasionalis itu adalah membuat Rusia dituding menggunakan senjata kimia.

Sebelumnya, negara-negara Barat telah berulang kali memperingatkan tentang kemungkinan penggunaan senjata mematikan oleh Rusia.

Salah satu senjata itu adalah bom vakum termobarik yang memiliki ledakan besar.

Pengembangan dan penggunaan senjata kimia telah dilarang melalui perjanjian interasional yang ditandangani oleh 193 negara.

Namun, senjata kimia dilaporkan digunakan selama Perang Saudara Rusia oleh rezim Bashar al-Assad yang didukung Rusia.

Kendati demikian, Rusia membantah bahwa rezim tersebut telah menggunakan senjata kimia.

Sebaliknya, Rusia justru menuduh Inggris berada di belakang serangan klorin di Douma yang menewaskan 40 orang.

Baca: Bank Dunia Beri Pinjaman dan Hibah Rp 10,4 Triliun untuk Ukraina

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang konflik Ukraina-Rusia di sini





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved