Miliki Mutasi yang Tidak Biasa, Virus Corona Varian Botswana Picu Kekhawatiran

Ilmuwan mengatakan varian Botswana memiliki lebih banyak perubahan pada spike proteinnya daripada varian lainnya


zoom-inlihat foto
ilustrasi-virus-corona-r1r.jpg
pixabay.com
Ilustrasi virus corona.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Varian baru virus corona yang dikenal sebagai varian Botswana atau B1.1.529 memicu kekhawatiran epidemiolog.

Varian yang akan segera diberi nama "Nu" itu memiliki 32 mutasi dan banyak di antaranya yang dipercaya sangat mudah menular.

Bahkan, varian itu juga dilaporkan resistan atau tidak bisa dibendung oleh kekebalan yang dimunculkan oleh vaksin.

Dilansir dari Standard, sejauh ini hanya ada 10 kasus Covid-19 akibat galur B.1.1529 yang dilaporkan di seluruh dunia.

Meski demikian, kasus varian itu sudah teridentifikasi di tiga negara.

Baca: Virus Corona Varian Delta Plus

Baca: Fakta Vaksin Zifivax, Ampuh Lawan Covid-19 Varian Delta, Efikasi Capai 81,51 Persen

Kasus pertama ditemukan di Botswana, kemudian diikuti dengan enam temuan kasus di Afrika Selatan, satu kasus di Hong Kong yang melibatkan seseorang yang kembali dari Afrika Selatan.

Ilmuwan mengatakan varian ini memiliki lebih banyak perubahan pada spike proteinnya daripada varian lainnya.

Ilustrasi virus corona (CDC)
Ilustrasi virus corona (CDC) (CDC)

Kemungkinan varian itu muncul dari seseorang yang penyakit AIDS, tetapi tidak diketahui atau tidak terdiagnosis.

Profesor Francois Balloux, ahli genetika di University College London, mengatakan B.1.1529 adalah galur baru yang memiliki mutasi yang tidak biasa.

"Mengingat adanya sejumlah besar mutasi yang terkumpul dalam satu rentetan, varian itu mungkin muncul ketika ada infeksi kronis pada seorang dengan masalah kekebalan, kemungkinan dari seorang penderita HIV/AIDS yang tidak ditangani," kata Prof. Balloux.

Baca: Mengenal COVID-19 Varian Mu yang Disebut Kebal Terhadap Vaksin

Baca: Benarkah Corona Varian Mu Lebih Ganas dari Delta? Simak Penjelasan Satgas Covid-19

Saat ini, kata dia, hal-hal terkait varian Botswana masih susah diprediksi.

Prof. Balloux mengatakan varian ini belum tentu dikenali oleh sistem imun orang-orang yang telah terinfeksi varian Alpha atau Delta.

Mutasi pada spike pada umumnya memungkinkan virus untuk beradaptasi dan menjadi lebih resistan terhadap kekebalan alami maupun kekebalan yang dimunculkan oleh vaksin.

Sementara itu, Dr. Tom Peacock, ilmuwan dari Imperial College London, memperingatkan bahwa varian ini harus terus dipantau karena "spike-nya menakutkan".

Mutasi penting dari varian Botswana meliputi E484A, K417N, dan N440K, yang bisa lolos dari antibodi.

Mutasi N501Y juga diwaspadai karena mempercepat penyebaran virus.

Baca: Varian Baru Virus Corona C.1.2 Ditemukan di Afrika Selatan, Disebut Lebih Mudah Bermutasi

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tentang varian Botswana di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Viral Video Wanita Pamer Aurat

    Dalam video tersebut, terdapat seorang wanita yang mengenakan
  • Macchiato

    Macchiato adalah sebutan atau istilah yang digunakan untuk
  • Ramalan Zodiak Besok Jumat 3

    Berikut ini adalah ramalan zodiakmu untuk hari esok
  • Alex Abbad, Fenita Arie, Ocean

    Berikut ini adalah kesulitan yang dirasakan oleh sejumlah
  • Belikopi

    Belikopi adalah sebuah brand lokal Indonesia yang menjual
Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved