Ahli: Varian Botswana Mungkin Muncul dari Pasien HIV/AIDS yang Tidak Terdiagnosis

Kasus varian Botswana terdeteksi pertama kali di Botswana tanggal 11 November 2021.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-virus-corona-covid-19-varian-baru-b117.jpg
Pixabay
Ilustrasi varian baru virus corona


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Virus corona varian Botswana yang tengah menjadi perhatian ilmuwan diduga muncul dari seorang penderita HIV/AIDS yang tidak terdiagnosis.

Profesor Francois Balloux, ahli genetika di University College London, mengatakan B.1.1529 adalah galur baru yang memiliki mutasi yang tidak biasa.

"Mengingat adanya sejumlah besar mutasi yang terkumpul dalam satu rentetan, varian itu mungkin muncul ketika ada infeksi kronis [Covid-19] pada seorang dengan masalah kekebalan, kemungkinan dari seorang penderita HIV/AIDS yang tidak ditangani," kata Prof. Balloux dikutip dari Standard, Jumat (26/11/2021).

Saat ini, kata dia, hal-hal terkait varian Botswana masih susah diprediksi.

Prof. Balloux mengatakan varian ini belum tentu dikenali oleh sistem imun orang-orang yang telah terinfeksi varian Alpha atau Delta.

Baca: Miliki Mutasi yang Tidak Biasa, Virus Corona Varian Botswana Picu Kekhawatiran

Adanya varian ini juga menjadi perhatian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menggelar diskusi tentang varian Botswana, Kamis (25/11/2021).

"Kami telah mendeteksi adanya varian baru yang menimbulkan kekhawatiran di Afrika Selatan," kata ahli virus Tulio de Oliveira dalam konferensi pers, dikutip dari Hindustan Times.

Ilustrasi varian baru virus corona
Ilustrasi varian baru virus corona (The Scotsman)

Varian Botswana dikhawatirkan bisa memicu gelombang Covid-19 di kawasan Afrika.

Varian yang akan segera diberi nama "Nu" itu memiliki 32 mutasi dan banyak di antaranya yang dipercaya sangat mudah menular.

Baca: Virus Corona Varian Delta Plus

Baca: Fakta Vaksin Zifivax, Ampuh Lawan Covid-19 Varian Delta, Efikasi Capai 81,51 Persen

Bahkan, varian itu juga dilaporkan resistan atau susah dibendung oleh kekebalan yang dimunculkan oleh vaksin.

Kasus terdeteksi

Kasus varian Botswana terdeteksi pertama kali di Botswana tanggal 11 November 2021.

Kini telah ada tiga kasus varian Botswana yang terdeteksi, diwartakan oleh Independent.

Di Afrika Selatan, kasus pertama terdeteksi tanggal 14 November 2021.

Menurut National Institute for Communicable Diseases, kini total ada 22 kasus yang terkonfirmasi.

Diperkirakan akan ada lebih banyak kasus yang terdeteksi di negara itu ketika hasil sequencing sudah tersedia.

Baca: Benarkah Corona Varian Mu Lebih Ganas dari Delta? Simak Penjelasan Satgas Covid-19

Pada hari Kamis, (25/11/2021), pemerintah Afrika Selatan mengatakan banyak kasus varian Botswana ditemukan di Provinsi Gauteng.

Pemerintah Afrika Selatan juga meminta adanya rapat darurat dengan WHO.

Kasus varian Botswana juga ditemukan di Hong Kong.

Seorang wisatawan berumur 36 tahun yang sempat berada di Afrika Selatan dari tanggal 23 Oktober hingga 11 November terdeteksi positif Covid-19 ketika tiba di Hong Kong.

(Tribunnewswiki)

Baca berita lainnya tantang varian Botswana di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved