Sempat Bersembunyi, Tersangka Notaris Kasus Mafia Tanah Nirina Zubir Akhirnya Menyerahkan Diri

Notaris Erwin Ridwan, yang merupakan tersangka dalam kasus mafia tanah dengan korban Nirina Zubir dan keluarganya menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya


zoom-inlihat foto
Nirina-Zubir-menangis.jpg
Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
Artis peran Nirina Zubir saat menjelaskan dugaan penggelapan aset keluarganya senilai Rp 17 miliar yang dilakukan mantan pekerja rumahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (16/11/2021). Nirina Zubir menangis ketika mengenang sosok almarhumah ibundanya yang meninggal dunia dua tahun lalu.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang Notaris, Erwin Ridwan, yang merupakan tersangka dalam kasus mafia tanah dengan korban Nirina Zubir dan keluarganya yang sempat bersembunyi akhirnya menyerahkan diri.

Kasubdit Harda Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi menyebut bahwa sebelum Erwin menyerahkan diri, Ketua Umum Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Hapendi Harahap sempat menghubungi pihak kepolisian.

Erwin tiba di Polda Metro Jaya didampingi Hapendi Harahap.

"Iya jadi setelah kami melakukan imbauan, kemudian dia melalui Ketua PPAT Endi Harahap telepon kami, untuk dia menyerahkan diri. Jadi enggak perlu ditangkap karena menyerahkan diri," kata Petrus kepada wartawan, Selasa (23/11/2021), seperti dikutip dari Kompas.com.

Petrus berujar, penyidik akan memeriksa Erwin terlebih dahulu sebagai tersangka kasus mafia tanah keluarga Nirina Zubir.

Dikatakan Petrus, Erwin langsung ditahan usai menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.

"Kami akan lakukan pemeriksaan awal dengan kapasitas sebagai tersangka, kemudian kami lanjutkan dengan penahanan," ujar Erwin.

Baca: Nirina Zubir

Baca: Merasa Dijebak, Nirina Zubir Walk Out saat Live Wawancara, Tuntut Permintaan Maaf Stasiun TV

Sebelumnya, tersangka Ina Rosaina yang juga berprofesi sebagai notaris telah lebih dulu ditangkap secara paksa oleh pihak kepolisian pada Selasa (23/11/2021) dini hari.

Tersangka dijemput paksa karena kembali mangkir dari panggilan pemeriksaan pada Senin (22/11/2021).

Dalam kasus mafia tanah ini, korban Nirina Zubir dan keluarganya dirugikan hingga Rp17 miliar.

Polisi telah menetapkan lima orang tersangka, antara lain Riri Khasmita, Edrianto, pihak notaris PPAT Farida, Ina Rosaina, dan Erwin Riduan.

Para tersangka dijerat Pasal 263, 264, 266, dan 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penipuan dan Pemalsuan Dokumen. Kemudian Pasal 3, 4 dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Nikita Mirzani Menangis

Diberitakan sebelumnya, nasib tak mengenakkan menimpa keluarga artis peran Nirina Zubir, gara-gara ulah asisten rumah tangga (ART), keluarga Nirina rugi hingga Rp17 miliar.

Dalam jumpa pers yang digelar keluarganya, di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (17/11/2021), Nirina Zubir mengaku telah menjadi korban mafia tanah.

Bintang film Get Married itu menangis saat menjelaskan bahwa keluarganya menjadi korban mafia tanah yang diduga dilakukan ART-nya, yaitu Riri Khasmita.

Riri sendiri diketahui sudah kerja bareng ibunda Nirina, mendiang Cut Indria Marzuki sejak tahun 2009 lalu.

Nirina pun meneteskan air mata saat mengingat pesan dari sang ibunda.

"Saat mengurus surat, usia ibu sudah mulai tua. Ibu sudah meninggal dua tahun yang lalu, dan meninggal dalam keadaan tidak tenang. Namun, meninggalkan catatan 'uang aku ada, tapi pada ke mana ya?'," ujar Nirina menangis, seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (18/11/2021).

"Ibu saya meninggal dalam tidurnya, namun masih ada sakit yang tertinggal karena orang terdekat dari ibu melakukan hal yang tidak baik kepada ibu saya," imbunya.

Baca: Gegara ART, Nirina Zubir dan Keluarga Merugi hingga Rp17 Miliar





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved