Brigadir SL, Korban Penganiayaan Kapolres Nunukan Minta Maaf karena Viralkan Video Dirinya Dianiaya

Brigadir SL, korban penganiayaan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar, meminta maaf karena menyebarkan rekaman video penganiayaan dirinya oleh Syaiful.


zoom-inlihat foto
Brigadir-SL.jpg
Kolase TribunnewsWiki/Capture Instagram/@jktnewss
(Kiri) Brigadir SL, anggota Polres Nunukan yang menjadi korban penganiayaan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar meminta maaf.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Brigadir SL, korban penganiayaan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar, menyampaikan permohonan maaf karena menyebarkan rekaman video penganiayaan dirinya oleh pemimpin polisi setempat hingga menjadi viral di media sosial.

Brigadir SL menyampaikan permintaan maaf tersebut melalui sebuah video yang berdurasi 58 detik yang tersebar di media sosial.

Akun Instagram @jktnewss, mengunggah video Brigadir SL tengah menyampaikan permohonan maafnya.

"Selamat malam komandan, senior, dan rekan-rekan, terkhusus untuk Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar, saya memohon maaf atas video yang beredar di media sosial," kata Brigadir SL, seperti dikutip TribunnewsWiki, Selasa (26/10/2021).

"Karena pada saat mengupload video tersebut tidak berpikir dengan jernih," sambungnya.

Brigadir SL, juga mengaku sangat menyesal terhadap perbuatannya tersebut.

"Dengan kejadian beredarnya video tersebut saya sangat menyesal," ucapnya.

Baca: Oknum Aparat Ngamuk di RSUD Nunukan, Terobos Ruang ICU Sambil Bawa Senjata Api

Baca: Aipda Ambarita Dimutasi Seusai Aksinya Geledah Paksa Ponsel Warga Viral di Media Sosial

Tangkapan layar Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar menganiaya anak buahnya yang viral di media sosial.
Tangkapan layar Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar menganiaya anak buahnya yang viral di media sosial. (Capture Instagram/@jktnewss)

Brigadir SL mengatakan, bahwa ia membenarkan pemukulan itu terjadi karena tidak melaksanakan perintah atasannya.

"Dan saya membenarkan bahwa saya tidak melaksanakan perintah pimpinan," katanya.

Setelah peristiwa dirinya dianiaya oleh AKBP Syaiful Anwar, kata Brigadir SL, ia langsung menemui Syaiful untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Setelah kejadian tersebut, saya langsung menghadap bapak Kapolres untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan," ujar Brigadir SL

Brigadir SL menegaskan bahwa permohonan maafnya itu merupakan inisiatif sendiri.

"Permohonan maaf ini tidak ada paksaan dari siapapun. Demikian komandan mohon maaf yang sebesar besarnya demikian terima kasih," tukasnya.

Viral di Media Sosial

Diberitakan sebelumnya, media sosial (medsos) tengah dihebohkan dengan sebuah video yang memperlihatkan seorang polisi menganiaya anggota polisi lainnya.

Belakangan diketahui bahwa pelaku penganiayaan tersebut adalah Kapolres Nunukan, Kalimantan Utara AKBP Syaiful Anwar.

Sementara korban diketahui adalah bawahan atau anak buah Syafiul Anwar.

Peristiwa tersebut terekam CCTV dengan keterangan Polres Nunukan, 21 Oktober 2021 pukul 12.32 di pojok atas sebelah kiri.

Dalam video yang telah beredar dan viral di medsos, Syaiful tampak langsung menerjang korban dengan tendangan sambil melompat.

Korban yang awalnya berdiri sampai terdorong mundur beberapa langkah.

Baca: Kasus Polisi Banting Mahasiswa, Brigadir NP Ditahan 21 Hari dan Dimutasi jadi Bintara Tanpa Jabatan

Baca: Anggota Polisi yang Pacaran Pakai Mobil Patroli Adalah Adik Ipar Ahok





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved