Puluhan Orang Tewas Akibat Ledakan Bom Bunuh Diri Saat Salat Jumat di Masjid Syiah Afghanistan

Puluhan orang tewas akibat ledakan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di kota Kunduz, Afghanistan timur laut selama shalat Jumat (8/9/2021).


zoom-inlihat foto
Pejuang-Taliban-menyelidiki-serangan-bom-bunuh-diri.jpg
AFP
Pejuang Taliban menyelidiki di dalam sebuah masjid Syiah setelah serangan bom bunuh diri di Kunduz pada 8 Oktober 2021.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Puluhan orang tewas akibat ledakan bom bunuh diri saat salat Jumat berlangsung di sebuah masjid Syiah di kota Kunduz, Afghanistan timur laut, Jumat (8/9/2021).

Teror itu menjadi serangan terburuk di negara tersebut sejak Taliban mengambil alih kendali pada Agustus 2021.

Kelompok ISIS-K mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di Telegram, kelompok itu mengatakan seorang pembom bunuh diri ISIS-K "meledakkan rompi peledak di tengah kerumunan" jamaah Syiah yang berkumpul di dalam masjid.

Rekaman video menunjukkan mayat-mayat dikelilingi oleh puing-puing di dalam Masjid Gozar-e-Sayed Abad yang digunakan oleh orang-orang dari komunitas minoritas Muslim Syiah.

Dilansir dari Al Jazeera, ada laporan yang saling bertentangan tentang jumlah korban.

Misi PBB untuk Afghanistan mengatakan dalam sebuah tweet bahwa ledakan itu menewaskan dan melukai lebih dari 100 orang.

Dost Mohammad Obaida, wakil kepala polisi untuk provinsi Kunduz, juga mengatakan setidaknya 100 orang tewas atau terluka dalam serangan itu.

"Saya meyakinkan saudara-saudara Syiah kami bahwa Taliban siap untuk memastikan keselamatan mereka," kata Obaida.

Sementara itu, Kantor Berita Bakhtar yang dikelola pemerintah mengatakan setidaknya 46 orang tewas, sementara lebih dari 140 orang terluka di dalam masjid di daerah Khan Abad di kota Kunduz.

Seorang wakil direktur untuk departemen kesehatan provinsi mengatakan ada "sekitar 50 orang tewas dan setidaknya 50 terluka", kantor berita DPA melaporkan.

Baca: 5 Warga Sipil Afghanistan Tewas Akibat Ledakan di Luar Masjid di Kabul

Baca: Taliban Nunggak Bayar Listrik, Kabul Terancam Gelap Gulita

Serangan bunuh diri

Menurut Hashem Ahelbarra dari Al Jazeera, orang-orang di Kunduz telah menggambarkan adegan "mengerikan" dalam peristiwa tersebut.

"Mereka berjuang untuk menangani sisa-sisa manusia yang tersebar di seluruh halaman belakang masjid," kata Ahelbarra.

"Mereka memperkirakan jumlah korban tewas akan meningkat lebih lanjut dalam beberapa jam lebih lanjut karena mereka mengatakan banyak orang yang terluka berada dalam kondisi kritis," ujarnya.

Ledakan itu meniup jendela, membakar langit-langit dan puing-puing yang tersebar dan logam bengkok di lantai.

Tim penyelamat membawa satu tubuh keluar dengan tandu dan satu lagi dalam selimut.

Dalam klaim tanggung jawabnya, afiliasi ISIS di kawasan itu mengidentifikasi pembom itu adalah Seorang Muslim Uighur,

Disebutkan bahwa serangan itu menargetkan Syiah dan Taliban atas kesediaan mereka untuk mengusir orang-orang Uighur untuk memenuhi tuntutan dari China.

Pernyataan itu disampaikan oleh kantor berita Aamaq yang terkait dengan ISIS.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2023 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved