Diserang oleh KKB, para Nakes di Papua Dilecehkan dan Dibuang ke Jurang

Tiga suster di Papua yang menyelamatkan diri ke jurang disiksa oleh KKB.


zoom-inlihat foto
KKB-serang-puskesmas-Distrik-Kiwirok-Kabupaten-Pegunungan-Bintang-Papua-Senin-1392021.jpg
Istimewa
Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021).


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua menyerang sembilan tenaga kesehatan di Pegunungan Bintang, Papua, pada Senin (13/9/2021) pagi.

Awalnya mereka menyasar fasilitas kesehatan, di antaranya adalah puskesmas.

Kelompok saparatis Papua ini membakar puskesmas.

Dua tenaga kesehatan yang sempat hilang akhirnya ditemukan.

Sementara satu orang meninggal dunia ditemukan dalam jurang di Distrik Kiwirok.

Baca: Viral Kantor Adira Finance dan Hotel di Karawang Diserang Sekelompok Orang, Pelaku Diringkus Polisi

Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021).
Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021). (Istimewa)

Marselinus Ola Attanila, nakes Puskesmas Kiwiro yang menjadi salah satu korban selamat, menuturkan kejadian tersebut.

Saat kejadian tersebut, ia dan rekan-rekannya sedang berjaga di Puskesmas Kiwirok.

Namun, puluhan KKB menyerang puskesmas dengan memecahkan kaca dan menyiramkan bensin hingga membakar fasilitas kesehatan itu.

"Saat kejadian, kami sedang bersiaga di Puskesmas Kiwirok, karena sudah ada informasi akan ada penyerangan KKB terhadap Pos Pamtas," ujarnya di Jayapura, Jumat dikutip dari Kompas.com.

"Namun, puluhan anggota KKB justru menyerang Puskesmas. Mereka memecahkan kaca dan mulai menyiram bensin dan membakar puskesmas.

Jadi Puskesmas yang dibakar pertama, kemudian bangunan lainnya," sambung Ola.

Baca: Lokasi Dikuasai KKB Papua, Evakuasi Pesawat Rimbun Air Libatkan Tokoh Masyarakat dan Agama

Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021).
Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021). (Istimewa)

Setelah membakar Puskesmas, anggota KKB itu menuju ke barak dokter, tempat terdapat dokter, suster dan mantri.

Mereka juga membakar barak dokter tersebut sehingga para tenaga kesehatan yang bersembunyi di dalamnya terpaksa keluar.

Ola bercerita salah satu dokter di sana digiring lalu ditendang ke jurang.

"Karena (barak dokter) dibakar mereka berusaha menyelamatkan diri. Dokter sempat digiring ke pinggir jurang, lalu ditendang masuk ke jurang," kata Ola.

Sementara ia bersama tiga rekan suster, yakni suster K, suster A dan suster G, bersembunyi di barak medis.

Nahas, KKB juga membakar tempat persembunyian mereka sehingga mereka pun terpaksa keluar.

Baca: Susah Cari Makan dan Hidup Sengsara, Anggota KKB Papua Anak Buah Purom Wenda Pilih Kembali ke NKRI

Para tenaga kesehatan (nakes) yang berhasil di evakuasi dari Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang ke Jayapura, Jumat (17/9/2021).
Para tenaga kesehatan (nakes) yang berhasil dievakuasi dari Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang ke Jayapura, Jumat (17/9/2021). (Tribun-Papua.com/Roy Ratumakin)

"Saat itu kami berempat bersembunyi di kamar mandi, namun karena mereka mulai membakar, kami pun keluar tapi mereka ternyata telah menunggu di depan barak dengan senjata lengkap dan panah, lalu kami ke belakang mereka juga ada di sana, sementara api semakin membesar," ungkap Ola.

Merasa terjepit situasi, ia dan rekan-rekannya itu memilih lompat ke jurang untuk menyelamatkan diri.

Sayangnya, anggota KKB tersebut malah mengikuti mereka turun ke jurang.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved