Ola tersangut pada akar pohon dan ada pula suster lain yang tersangkut pada semak-semak.
"Kami pikir sampai dibawah jurang sudah aman ternyata mereka ikut turun ke bawah.
Mereka menemukan ketiga suster, sementara saya tidak ditemukan karena bersembunyi di antara tebing dan akar pohon," beber Ola yang menjadi juru bicara bagi delapan nakes lainnya.
Baca: Pesawat Rimbun Air Hangus Terbakar, Lokasi Jatuhnya Dikuasai Organisasi Papua Merdeka
KKB tersebut melakukan aksi lebih kejam kepada tiga suster yang ditemukan di tengah jurang.
Ola menyaksikan hal tersebut saat bersembunyi di antara ranting pohon dan semak-semak.
Tiga suster itu dilecehkan dan dianiaya oleh KKB.
"Saat menemukan ketiga suster, mereka langsung kumpulkan dan melakukan tindakan tidak manusiawi.
Ketiganya ditelanjangi, disiksa, wajahnya dipukul bahkan ada yang ditikam. Membuat ketiga suster ini tidak berdaya dan pingsan," cerita Ola.
KKB kemudian melempar mereka lagi ke jurang. Beruntung suster A dan K berhasil selamat dan sadar dari pingsannya.
Sementara itu, suster G meninggal dunia.
(Tribunnewswiki.com/Saradita, Kompas.com)