Luhut: Bioskop di Daerah PPKM Level 3 dan 2 Boleh Buka, Kapasitas Maksimal 50 Persen

Pemerintah memperbolehkan bioskop buka untuk daerah dengan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dan 2.


zoom-inlihat foto
Luhut-Binsar-Panjaitan-tiba-di-Kompleks-Istana-Kepresidenan-2.jpg
Tribunnews/Irwan Rismawan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah memperbolehkan bioskop buka untuk daerah dengan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dan 2.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers yang ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/9/2021).

Luhut menjelaskan pembukaan bioskop bisa dilakukan dengan kapasitas maksimal 50 persen di daerah dengan status PPKM level 3 dan level 2.

"Seiring dengan kondisi Covid-19 yang semakin baik serta implementasi protokol kesehatan dan penggunaan PeduliLindungi yang terus berjalan, ada beberapa penyesuaian dan juga pengetatan masyarakat yang bisa dilakukan dalam periode minggu," kata Luhut, dikutip TribunnewsWiki.

"Pembukaan bioskop dengan kapasitas maksimal 50 persen pada kota-kota level 3 dan level 2," jelas dia.

Baca: Luhut Binsar Pandjaitan

Baca: PPKM Level 3

Luhut menegaskan bahwa pembukaan bioskop harus melalui skrining menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

CGV Cinemas di Vivo Sentul Bogor resmi dibuka, Kamis (23/1/2020). Dengan tujuh auditorium plus konsep Warung Mie dan Warung Kopi, CGV Cinemas di Vivo Sentul Bogor ini merupakan bioskop CGV pertama di Bogor.
CGV Cinemas di Vivo Sentul Bogor resmi dibuka, Kamis (23/1/2020). Dengan tujuh auditorium plus konsep Warung Mie dan Warung Kopi, CGV Cinemas di Vivo Sentul Bogor ini merupakan bioskop CGV pertama di Bogor. (Wartakotalive.com/Mochammad Dipa)

Kemudian, lanjut Luhut, masyarakat yang dapat mengunjungi bioskop hanya masyarakat yang masuk dalam kategori hijau.

"Namun dengan kewajiban menggunakan aplikasi PeduliLindungi serta protokol kesehatan yang ketat," kata Luhut.

"Hanya kategori hijau yang dapat masuk area bioksop," lanjut dia.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan kembali melanjutkan kebijakan PPKM per level di Jawa-Bali hingga 20 September 2021.

Luhut menegaskan bahwa pemerintah akan terus melanjutkan PPKM per Level di Jawa-Bali dan akan melakukan evaluasi kebijakan ini setiap minggunya.

"Pemerintah hari ini sekali lagi mempertegas pertanyaan banyak orang kapan PPKM level Jawa-Bali akan terus diberlakukan," ujar Luhut.

"Pemerintah menegaskan akan terus memberlakukan PPKM level ini di seluruh wilayah Jawa-Bali," kata Luhut,

Hal yang sama juga diberlakukan di luar Jawa-Bali.

"Dan nanti saya kira juga Pak Airlangga menyampaiakan di luar Jawa-Bali juga akan sama," ujar Luhut.

Luhut menjelaskan bahwa PPKM per level akan dievaluasi setiap minggunya.

"Melakukan evaluasi setiap minggu hingga menekankan kasus konformasi dan tidak mengulang kejadian sama di kemudian hari," kata Luhut.

Baca: Epidemiolog Dorong Pemerintah Terus Terapkan PPKM Selama Pandemi Covid-19

Baca: Satgas: Covid-19 Akan Tetap Hidup Bersamaan dengan Kita, Tidak Akan Hilang Sepenuhnya

Lebih lanjut, Luhut menegaskan bahwa PPKM merupakan alat pemerintah untuk memonitor pandemi Covid-19 di tanah air.

Menurut Luhut, apabila PPKM dilepas, gelombang kasus Covid-19 bisa akan terjadi lagi.

"Jadi PPKM ini adalah alat kita untuk memonitor ini (pandemi), karena kalau dilepas tidak dikendalikan terus bisa nanti ada gelombang berikutnya," kata Luhut.

"Kita sudah lihat pengalaman di berbagai negara. Jadi kita tidak ingin mengulangi kesalahan yang dilakukan berbagai negara lain," papar Luhut Binsar Pandjaitan.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar PPKM di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved