Satgas: Covid-19 Akan Tetap Hidup Bersamaan dengan Kita, Tidak Akan Hilang Sepenuhnya

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan masyarakat akan tetap hidup bersama dengan Covid-19.


zoom-inlihat foto
Juru-Bicara-Satgas-Penanganan-Covid-19-Prof-Wiku-Adisasmito.jpg
Tim Komunikasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan masyarakat akan tetap hidup bersama dengan Covid-19.

Wiku juga menyebut Covid-19 akan menjadi sebuah endemi yang tidak akan hilang sepenuhnya dari bumi.

Hal tersebut ia sampaikan berdasarkan ahli-ahli yang berada dalam bidangnya di berbagai negara.

"Berbagai negara di dunia melalui otoritas berwenang maupun ahli-ahli di bidangnya sepakat bahwa virus Covid-19 ini akan tetap hidup bersamaan dengan kita dan tidak akan hilang sepenuhnya atau masuk ke dalam kondisi endemi," kata Wiku dalam konferensi pers melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (24/8/2021).

Untuk itu, kata Wiku, sebagai bagian dari masyaralat global Indonesia telah menyusn peta jalan untuk hidup berdampingan dengan Covid-19 yang tentuntya menyesuaikan karakteristik serta kemampuan daerah maupun nasional.

"Kita tidak bisa berlarut-larut untuk tetap membatasi kegiatan sepenuhnya atau membuka kegiatan masyarakat sebesar-besarnya," kata Wiku.

Wiku berujar bahwa tujuan pemerintah ialah mencapai titik keseimbangan, di mana kasus terus menurun dan perekonomian masyarakat dapat terus bisa kembali tumbuh.

"Dengan visi nasional tersebut maka pemerintah Indonesia telah menetapkan PPKM akan tetap digunakan sebagai Instrumen pengendalian selama Covid-19 masih menjadi pandemi," ujar Wiku Adisasmito.

Baca: Wiku Adisasmito

Baca: Pemerintah akan Terus Lanjutkan PPKM Selama Covid-19 Masih Jadi Pandemi

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan juga menegaskan bahwa kebijakan PPKM akan berlaku terus selama pandemi Covid-19.

"PPKM ini akan terus berlaku selama pandemi," kata Luhut dalam konferensi pers, Senin (23/8/2021) malam, dikutip TribunnewsWiki dari YouTube Sekretariat Presiden.

Luhut menjelaskan bahwa PPKM adalah alat untuk menyeimbangkan pengendalian Covid-19 dengan ekonomi atau penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

"Penentuan levelnya menyesuaikan kondisi masing-masing daerah, dan berlaku setiap satu sampai dua minggu sekali berdasarkan rapat evaluasi yang dipimpin langsung oleh presiden setiap minggunya," ujar Luhut.

"Tentu kita semua berharap seluruh kabupaten kota dapat masuk ke level 2 dan 1 pada suatu waktu nanti. Pencapaian tersebut dapat terjadi jika kita semua disiplin dan bergerak bersama-sama," lanjutnya.

(tribunnewswiki.com/Rakli Almughni)

Baca lebih lengkap seputar Covid-19 di sini











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Ramalan Zodiak Besok Jumat 29

    Berikut ini adalah ramalan zodiakmu untuk hari esok
  • Kasus Kabur Karantina Naik ke

    Selebgram Rachel Vennya sudah diperiksa di Direktorat Kriminal
  • Vivi Novica

    Vivi Novica Lee merupakan pemain profesional PUBG Mobile
  • Ladoo

    Ladoo atau laddu (laddoo) merupakan manisan berbentuk bola
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved