Fakta Kebakaran Lapas Tangerang, Dugaan Tindak Pidana, Kemenkumham Bentuk 5 Tim Penanganan

Kemenkumham telah membentuk lima tim untuk menindaklanjuti peristiwa kebakaran tersebut, dipimpin Reynhard Silitonga


zoom-inlihat foto
kebakaran-Lapas-1-Tangerang.jpg
Kompas TV
Kebakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tangerang, Banten sekitar pukul 02.00, Rabu (08/09/2021) pagi.


Yasonna menjelaskan, tak ada gembong narkoba yang menjadi korban kebakaran tersebut.

Sebanyak 81 napi yang selamat telah dipindahkan ke lokasi lain.

Namun, Kemenkumham berencana untuk memindahkan mereka ke lapas lain di Provinsi Banten atau di luar provinsi itu.

Bentuk tim

Kemenkumham telah membentuk lima tim untuk menindaklanjuti peristiwa kebakaran tersebut, dipimpin Reynhard Silitonga.

Tim pertama adalah tim identifikasi jenazah korban, yang bekerja sama dengan Inafis Polri.

Baca: Yasonna Laoly: Lapas Kelas I Tangerang Over Kapasitas 400 Persen

Baca: Napi Asal Portugal dan Afrika Selatan Turut Jadi Korban Tewas Kebakaran di Lapas Tangerang

Tim kedua adalah pemulasaran, pemakaman, dan pengantaran jenazah, akan bekerja setelah tim satu mengidentifikasi korban.

Tim tiga membantu pemulihan kondisi psikis keluarga korban.

Tim empat bertugas untuk berkoordinasi dengan stakeholder setempat.

Sementara tim lima adalah humas.

Diduga ada tindak pidana

Dugaan polisi, kebakaran tersebut terjadi karena ada tindak pidana di dalam lapas.

Polisi telah memeriksa 20 saksi, yakni petugas lapas yang piket saat kebakaran terjadi, petugas lapas di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), dan napi selamat di Blok C2.

Pemeriksaan dilakukan di Mapolres Metro Tangerang Kota, Kota Tangerang.

Kesimpulan polisi, kebakaran itu bermula dari satu titik api. 

Kesimpulan tersebut berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), dengan adanya  kabel yang terbuka di titik api tersebut.

"Kemudian, dari olah TKP, disimpulkan bahwa titik api hanyalah satu, titik api bersumber dari satu titik," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Adi Hidayat.

Api berkobar di atap di balik sebuah plafon yang terbuat dari tripleks.

Kebakaran menyebar dengan cepat dari titik hubungan arus pendek alias korsleting listrik. 

Polisi mengumpulkan beberapa kabel, alat listrik, dan saluran instalasi listrik, untuk kemudian diperiksa Puslabfor Polri.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)

SIMAK ARTIKEL SEPUTAR KEBAKARAN LAPAS KELAS 1 TANGERANG DI SINI





Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved