Viral Penjual Sayur dan Anaknya Dikeroyok Preman karena Tolak Bayar Uang Keamanan Rp500 Ribu

Video penganiayaan dilakukan preman pasar terhadap wanita penjual sayur di Medan ramai di media sosial.


zoom-inlihat foto
penganiayaan-LWG.jpg
Istimewa/Tribun Medan
Korban berinisial LWG, wanita pedagang sayur yang dikeroyok preman karena menolak membayar Rp 500 ribu.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sebuah video memperlihatkan aksi preman mengeroyok ibu penjual sayur dan anaknya karena tak mampu membayar uang keamanan viral di media sosial.

Uang keamanan yang memicu pengeroyokan tersebut sebesar Rp500 ribu.

Peristiwa itu terjadi di Kota Deli Serdang, Sumatera Utara, tepatnya di Pasar Gambir Tembung, Minggu lalu (5/9/2021).

Korban berinisial LWG menolak membayar uang keamanan kepada para preman pasar, dikutip dari TribunJateng.com.

Dalam video yang beredar, LWG yang menerima perlakuan kasar pelaku pun berteriak histeris.

Bahkan, pelaku tetap tega melakukan penganiayaan kepada korban saat korban sudah tersungkur ke tanah.

Dikutip dari Tribun-Medan.com, perekam juga tak luput dari intimidasi pelaku yang meminta agar aksi kekerasan yang dilakukannya tidak direkam.

Kemudian, perekam pun mencoba meyakinkan preman tersebut meskipun ia tetap melanjutkan rekamannya.

Ilustrasi penganiayaan yang dilakukan oleh preman kepada penjual sayur di Medan, Sumatera Utara
Ilustrasi penganiayaan yang dilakukan oleh preman kepada penjual sayur di Deli Serdang, Sumatera Utara (net)

Baca: Bantah Warkop Serobot Tanah, Pemilik yang Juga Korban Penganiayaan: Sudah 10 Tahun Baru Diminta Izin

Sebelum dihajar, LWG mengaku sempat didatangi oleh para pelaku yang diketahui dipimpin oleh preman bernama Beny.

LWG diminta oleh Beny dan rekan-rekannya untuk membayar Rp500 ribu sebelum diperbolehkan berjualan sayur di pasar Gambir.

LWG awalnya menolak untuk membayar uang ke pelaku.

Pelaku pun pergi setelah satu jam kemudian, ia kembali lagi.

Saat kembali dan menghampiri korban, pelaku meminta korban untuk berhenti berjualan dan pergi dari pasar tersebut.

"Datang dia. Tak usah kau kasih becakmu di situ. Jangan jualan di situ, bikin macet saja," kata LWG menirukan ucapan pelaku saat itu, Selasa (7/8/2021).

Tak hanya diusir, LWG pada akhirnya menjadi korban penganiayaan pelaku sambil dimaki-maki.

"Langsung ditendangnya aku dua kali di situ. Di situlah dipanggil teman-temannya dikeroyok aku di situ, temannya semua," ungkap LWG.

Baca: Hasil Tes USG Negatif, Perempuan Korban Penganiayaan Satpol PP di Gowa Dilaporkan kepada Polisi

Anak LWG Turut Dianiaya Preman

Ilustrasi penganiayaan yang dilakukan oleh preman di Medan terhadap penjual sayur dan anaknya
Ilustrasi penganiayaan yang dilakukan oleh preman di Deli Serdang, Sumatera Utara terhadap penjual sayur dan anaknya (TRIBUNNEWS.COM)

Baca: Bupati Gowa Meminta Maaf soal Aksi Penganiayaan yang Dilakukan Satpol PP kepada Ibu Hamil

Tidak hanya LWG, penganiayaan juga dirasakan oleh anak perempuannya.

Sang buah hati mengalami memar pada wajah kanan, hidung, serta punggungnya.

LWG langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved