TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Banten, menyisakan kisah tersendiri bagi korban yang selamat.
Narapidana (napi) kasus narkotika berhamburan dan berusaha untuk menyelamatkan diri di tengah kobaran api yang membara.
Insiden tersebut terjadi pada Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 02.00 WIB.
Kebakaran itu terjadi di Blok C2 yang dihuni 122 orang napi dari total 2.072 napi penghuni Lapas Kelas I Tangerang.
Ratusan napi yang ada di Blok C2 berlarian demi menyelamtkan nyawa mereka masing-masing.
Sejumlah napi yang berhasil selamat dapat lolos dari kobaran api lantaran dapat membuka kunci kamar sel.
Baca: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Tangerang
Baca: Kronologi Kebakaran yang Terjadi di Lapas Kelas I Tangerang, Banten
Sayangnya beberapa napi yang tak bisa keluar dari dalam sel hanya bisa berteriak minta tolong.
Dalam insiden itu sebanyak 41 napi tewas karena terbakar hidup-hidup di dalam sel yang terkunci.
Salah satu korban selamat dalam kebakaran tersebut ialah Ujang Supriatna.
Ia merupakan napi kasus narkotika yang menghuni Blok C2 Lapas Tangerang.
Meski berhasil menyelamatkan diri, kaki Ujang terkena sambaran api.
Sang ibu, Nuriati, menjelaskan upaya anaknya menyelamatkan diri di tengah kobaran api.
"Anak saya di Blok C nomor 16 yang kebakaran. Anak saya (Ujang) selamat," ungkap Nuriati di Lapas Kelas 1 Tangerang, dilansir dari Tribunnews.com, Rabu (8/9/2021).
Baca: Tanggapi Peristiwa Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Ditjen PAS: Lapas Kelebihan Muatan
Baca: Napi Asal Portugal dan Afrika Selatan Turut Jadi Korban Tewas Kebakaran di Lapas Tangerang
Sejak pagi hari, Nuriati sudah tiba di posko crisis center di Lapas Kelas I Tangerang.
Ia tiba di posko tersebut setelah mendengar insiden kebakaran yang melanda Lapas Kelas I Tangerang.
"Sudah telepon, katanya aman," tambah Nuriati.
Nuriati juga mengungkapkan bahwa anaknya sempat menginjak-nginjak napi yang lain saat mencoba melarikan diri dari kobaran api.
"Sebenarnya kebetulan pintunya sedang kebuka dan dia loncat dan kena kakinya saja kebakaran," katanya.
"Lari-lari injek orang apa gitu, tapi selamat anak saya sudah teleponan barusan," imbuhnya.
Baca: Kebakaran di Lapas Tangerang, Yasonna Laoly Ucapkan Duka Cita Mendalam kepada Keluarga Korban
Baca: Puslabfor Polri Akan Dikerahkan untuk Selidiki Kebakaran Lapas 1 Tangerang
Nuriati juga mengaku kaget setelah mendengar insiden tersebut.