Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Museum Pusaka merupakan sebuah museum yang bertujuan melestarikan, merawat, mengumpulkan, serta menginformasikan benda-benda budaya berupa senjata tradisional.
Museum yang berada di jalur selatan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) ini berupa bangunan khas yang di atas atapnya terdapat bentuk keris yang menjulang.
Keberadaan museum ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masayarakat yang ingin melakukan studi dan penelitian mengenai senjata, serta oleh generasi penerus agar merasa bangga terhadap bangsanya.
Museum Pusaka ini mempunyai koleksi senjata tradisional paling lengkap yang mewakili 26 provinsi di Indonesia.
Berdiri di atas lahan 3.800 m⊃2; dan dengan luas bangunan 1.535 m⊃2;, Museum Pusaka terdiri menjadi dua laintai yang terbagi dari beberapa ruang sebagai sarana dan pendukung. (1)
Baca: Museum Keris Nusantara
Baca: Omah Lowo (Rumah Heritage Batik Keris)
Pembangunan #
Awal mula pembangunan Museum Pusaka dimulai pada tanggal 1 September 1992.
Kemudian setahun setelahnya, museum ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April 1993.
Pada awalnya, koleksi museum pusaka merupakan koleksi pribadi Mas Agung, kemudian koleksi tersebut dihibahkan oleh Dra. Hj. Sri Lestari Mas Agung kepada Hj. Siti Hartinah Soeharto selaku ketua Yayasan Kita.
Setelah ditambah dengan pembelian, Museum Pusaka memiliki koleksi senjata tradisional terlengkap, dimana mampu mewakili 26 provinsi di Indonesia. (2)
Baca: Siti Hartinah (Tien Soeharto)
Baca: Keris Satu Tujuh / Pitulasan / Eko Sapto / Sapta Tunggal
Sarana #
Museum Pusaka terdiri dari beberapa ruang yang difungsikan sebagai sarana dan pendukung bagi sebuah museum.
Beberapa ruangan tersebut di antaranya ruang pameran, ruang informasi, ruang pengelola, ruang sarasehan, ruang perpustakaan, ruang konservasi, ruang preservasi, ruang bursa serta ruang cinderamata.
Tak hanya memeragakan benda-benda koleksi berupa senjata dari seluruh Nusantara, ruang pamer juga menginformasikan berbagai hal mengenai pusaka, ragam hias bilahpusaka, berbagai pusaka khas daerah, pusaka dari zaman ke zaman, hingga pusaka hasil temuan.
Hal lainnya yang melengkapi pameran yakni dengan adanya, jenis-jenis kayu untuk membuat pusaka dan ruang besalen (tempat kerja empu pembuat keris) berserta peralatannya.
Selain pameran tetap, museum ini juga menyelenggarakan pameran berkala baik dari dalam maupun dari luar.
Aktivitas lain yang diatawarkan untuk umum ialah penjamasan pusaka, konsultasi pusaka, serta bursa pusaka bagi yang berminat mengoleksi benda-benda pusaka. (2)
Baca: Keris Kyai Tengara
Baca: Museum Tekstil
(TribunnewsWiki.com/Septiarani)
| Nama | Museum Pusaka |
|---|
| Pembangunan | 1 September 1992 |
|---|
| Peresmian | 20 April 1993 |
|---|
| Diresmikan | Presiden Soeharto |
|---|
| Alamat | Jl. Taman, Mini, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13560 |
|---|