Omah Lowo (Rumah Heritage Batik Keris)

Omah Lowo, kini sudah direvitalisasi menjadi Rumah Heritage Batik Keris pada 2 Oktober 2020


zoom-inlihat foto
Omah-Lowo.jpg
TribunSolo.com/Ilham Oktafian
Omah Lowo yang sekarang menjadi Rumah Heritage Batik Keris, telah diresmikan pada 2 Oktober 2020

Omah Lowo, kini sudah direvitalisasi menjadi Rumah Heritage Batik Keris pada 2 Oktober 2020




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COMOmah Lowo atau rumah kelelawar ini dulunya sempat kosong tak berpenghuni.

Bangunan zaman Belanda ini berlokasi di pojok jalan protocol Kota Solo.

Gedung yang terlihat kumuh, kotor, menyeramkan dan memberikan kesan angker ini memang dulunya menjadi tempat tinggal ratusan bahkan ribuan kelelawar.

Namun, kini gedung itu sudah direvitalisasi menjadi Rumah Heritage Batik Keris (1)

  • Sejarah #


Dulu, bangunan ini dikenal sebagai Omah Lowo karena lama tidak terpakai.

Dinamakan Omah Lowo karena banyak kelelawar yang meninggali rumah ini

Pada awalnya, bangunan atau rumah ini berfungsi sebagai rumah tinggal bangsawan Belanda.

Rumah ini ditempati oleh keluarga Dijan Ho pada tahun 1945.

Bangunan ini terletak di Jalan Slamet Riyadidengan mengusung arsitektur khas Belanda.

Setelah Indonesia merdeka, bangunan ini diberikan kepada Pemerintah Indonesia dan dipakai sebagai Gedung Veteran pada saat itu.

Pada tahun 1983-1985, dilakukan perombakan secara besar-besaran, namun tidak merubah bentuk asli dari bangunan tersebut. (2)

  • Daya Tarik #


Setelah direnovasi selama kurang lebih 2,5 tahun, sekarang bangun tersebut telah berubah bagaikan bangunan mewah di Eropa.

Bangunan yang bergaya art deco dan art nouveau ini terkihat begitu asri dengan dihiasi rumput hijau.

Selain itu juga dipercantik dengan bunga jengger ayam warna merah tua dan bunga marigold berwarna kuning.

Tak hanya itu, di depan rumah ini juga terdapat air mancur berbentuk teratai yang menjadikan tampilan mewah.

Omah Lowo ini sudah diresmikan pada saat hari Batik, 2 Oktober 2020.

Omah Lowo ini ada tiga bangunan, yaitu bangunan utama, tengah, dan belakang.

Dulunya, bangunan utama dan tengah dipakaisebagai tempat tinggal

Belakanganm keluarga pengusaha batik ini membeli bangunan belakang terlebih dahulu, bari disusul bangunan 4 dan 8. (3)

  • Biaya Masuk #


Masyarakat Solo dapat memasuki bangunan tersebut tanpa dipungut biaya sepeserpun.

Namun, ada bagian bangunan yang dikenakan biaya masuk dengan persyaratan yang ketat, utamanya protokol kesehatan covid-19

Gedung yang dikenakan biaya yaitu gedung A, terdapat sejumlah barang minimal pembelian Rp 25.000 (4)

(TribunnewsWiki.com/Atika)



Alamat Purwosari, Kec. Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah
Lokasi Surakarta
   


Sumber :


1. www.solopos.com
2. solo.tribunnews.com
3. surakarta.go.id


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved