Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Lolo Soetoro Mangunharjo atau Mangundikardjo adalah seorang ahli geologi Indonesia yang paling dikenal sebagai ayah tiri Barack Obama, Presiden Amerika Serikat ke-44.
Dia adalah seorang kolonel di tentara Indonesia dan kemudian bekerja dalam hubungan pemerintahan di Union Oil Company.
Obama sebelumnya telah menyebutkan dalam memoarnya, “Dreams from My Father”, seberapa besar pengaruh Soetoro di awal kehidupannya.
Kehidupan Pribadi #
Soetoro Martodihardjo yang akrab disapa "Lolo" Soetoro lahir pada tanggal 2 Januari 1935 di Bandung, Jawa Barat, Indonesia. (1)
Ayahnya, Martodihardjo, adalah seorang pegawai kantor pertambangan dari Yogyakarta.
Baca: Michelle Obama
Lolo adalah anak kesembilan dari sepuluh bersaudara, selama Revolusi Nasional Indonesia, tentara Belanda membakar rumah mereka.
Tentara Belanda bahkan membunuh ayah dan kakak laki-lakinya, tetapi dia bisa melarikan diri ke pedesaan bersama ibunya.
Lolo kuliah di Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, dari mana ia memperoleh gelar sarjana geografi.
Setelah lulus, Ia mulai bekerja sebagai pegawai sipil Layanan Topografi Angkatan Darat Indonesia.
Pada tahun 1962, Lolo memperoleh beasiswa dari Dinas Topografi Angkatan Darat Indonesia untuk studi pascasarjana di bidang geografi di University of Hawaii di Manoa.
Pada bulan September tahun 1962, ia mulai menghadiri East-West Center di Honolulu, Hawaii, dan menyelesaikan gelar MA dalam bidang geografi pada Juni 1964.
Baca: Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan)
Dia bertemu Ann Dunham, ibu Barack Obama di East-West Center saat keduanya belajar di Universitas Hawaii.
Setelah beberapa tahun berpacaran, keduanya menikah pada 15 Maret 1965 di Hawaii.
Setelah pernikahannya dengan Dunham, ia menjadi ayah tiri dari Barack Obama yang berusia tiga tahun.
Pasangan ini kemudian melahirkan seorang putri bernama Maya Kasandra Soetoro pada 15 Agustus 1970.
Setahun setelah menikah dengan Dunham, ia kembali ke Indonesia untuk bekerja, sedangkan Dunham dan Obama tinggal di rumah orang tua Dunham di Honolulu untuk menyelesaikan studinya.
Setelah lulus dengan gelar sarjana di bidang antropologi pada tahun 1967, Dunham pindah ke Jakarta bersama putranya yang berusia enam tahun untuk tinggal bersama Soetoro.
Baca: Abdul Ali Nahumarury
Karier #
Lolo Soetoro memulai karirnya sebagai ahli geologi di bawah Dinas Topografi TNI Angkatan Darat. (2)
Setelah kembali ke Indonesia pada tahun 1965, ia menjabat sebagai kolonel di angkatan bersenjata Indonesia, bekerja untuk Jenderal Suharto, Presiden kedua Indonesia.
Hingga tahun 1970, Soetoro bekerja di Dinas Topografi, sebuah perusahaan survei pembuatan peta yang dikontrak oleh tentara Indonesia.
Baca: Museum Pusat TNI AD (Dharma Wiratama)
Setelah itu, ia mendapat pekerjaan baru dalam hubungan pemerintahan di Union Oil Company, yang meningkatkan situasi keuangannya.
Selama dua setengah tahun, keluarga itu tinggal di lingkungan yang baru dibangun di Menteng Dalam, dan memiliki sebuah rumah di desa administratif kecamatan Tebet, Jakarta Selatan.
Setelah Lolo Soetoro bekerja di Union Oil Company, keluarganya pindah ke lingkungan Matraman Dalam di Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.
Barack Obama, yang belajar di Sekolah Besuki yang dikelola pemerintah selama beberapa tahun, pindah ke Hawaii pada pertengahan tahun 1971 untuk tinggal bersama kakek-neneknya.
Satu tahun kemudian, Ann Dunham bergabung dengannya di sana bersama putrinya, setelah mendapat beasiswa untuk belajar antropologi di Universitas Hawaii di Manoa.
Dunham kembali bersama putrinya tiga tahun kemudian untuk tinggal bersama Soetoro, sementara Obama memutuskan tinggal bersama kakek dan neneknya.
Baca: Candace Nelson
Pada tahun 1976, keluarga itu pindah ke Yogyakarta dan menghabiskan setengah tahun bersama ibu Soetoro yang berusia 76 tahun.
Namun keduanya bercerai pada 6 November 1980, setelah Ann Dunham mengabdikan dirinya untuk mempelajari perusahaan pedesaan di Indonesia.
Kemudian pada tahun 1980, Lolo Soetoro menikah dengan Erna Kustina dan dikaruniai dua orang anak, Yusuf Aji Soetoro dan seorang putri bernama Rahayu Nurmaida Soetoro.
Lolo Soetoro meninggal dunia karena sakit liver pada 2 Maret 1987 dalam usia 52 tahun, dan dimakamkan di Pemakaman Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Baca: Rasuna Said
Hubungan dengan Barack Obama #
Barack Obama terdaftar sebagai Barry Soetoro, warga negara Indonesia, di Sekolah Santo Fransiskus Assisis di Jakarta. (3)
Pada akhir 1960-an, setelah Barack Obama kecil terluka dalam perkelahian dengan seorang anak laki-laki di sekolah, Lolo Soetoro membeli dua set sarung tinju, satu untuk dirinya sendiri dan satu lagi untuk Obama.
Soetoro mengajarinya cara melindungi dirinya sendiri, dia juga memberinya pelajaran tentang dunia berbahaya di mana orang kuat sering memanfaatkan yang lemah.
Baca: Muhammad Yunus
Lolo Soetoro sendiri digambarkan dalam sebuah artikel tahun 2007 di 'Chicago Tribune' sebagai “lebih berjiwa bebas daripada seorang Muslim yang taat, menurut mantan teman dan tetangga”. (TribunnewsWiki.com/Mirta)
| Nama | Lolo Soetoro Mangunharjo |
|---|
| Kelahiran | Bandung, 2 Januari 1935 |
|---|
| Pendidikan | University of Hawaii di Manoa |
|---|
| Riwayat Karier | Topograf Indonesia |
|---|
Sumber :
1. id.wikipedia.org
2. en.m.wikipedia.org
3. hai.grid.id