Alimin bin Prawirodirdjo

Alimin bin Prawirodirdjo merupakan seorang tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia sekaligus tokoh komunis Indonesia yang lahir di Surakarta.


zoom-inlihat foto
Alimin-bin-Prawirodirdjo.jpg
Wikipedia
Alimin bin Prawirodirdjo merupakan seorang tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia sekaligus tokoh komunis Indonesia yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah pada tahun 1889.

Alimin bin Prawirodirdjo merupakan seorang tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia sekaligus tokoh komunis Indonesia yang lahir di Surakarta.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Alimin bin Prawirodirdjo merupakan seorang tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia sekaligus tokoh komunis Indonesia yang lahir di Surakarta, Jawa Tengah, pada tahun 1889.

Setelah tidak lagi aktif di PKI (Partai Komunis Indonesia), Alimin menikah dengan Hajjah Mariahdan kemudian dikaruniai dua orang putra, yakni Tjipto dan Lilo.

Setelah berkeluarga, Alimin tinggal dan menetap di Jakarta hingga menutup usia pada 24 Juni 1964 dan dimakamkan di TMP Kalibata.

Setelah Alimin meninggal, Presiden RI pertama, Soekarno menganugerahinya gelar Pahlawan Nasional Indonesia.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Presiden Nomor 163 tanggal 26 Juni 1964. (1)

Baca: Partai Komunis Indonesia (PKI)

Alimin Alimin menghadiri dan berbicara di sidang KNIP di Malang.
Alimin Alimin menghadiri dan berbicara di sidang KNIP di Malang. ((Hariansejarah.id))

  • Masa Muda #


Alimin dilahirkan dari keluarga kurang mampu di Solo, Jawa Tengah, pada tahun 1889.

Ketika Alimin masih anak-anak, G.A.J. Hazeu, seorang Belanda yang kala itu menjabat sebagai Penasihat Urusan Pribumi, pernah memberikan beberapa keping uang.

Lantas uang tersebut dibagi-bagikan oleh Alimin kepada teman-teman sepermainannya.

Karena tindakan tersebut, G.A.J. Hazeu menaruh perhatian kepadanya, sehingga Alimin diangkat sebagai anak angkatnya dan kemudian disekolahkan di sekolah Eropa di Betawi.

Harapannya, nantinya Alimin akan bekerja sebagai pegawai pemerintah. Namun, ternyata ia malah masuk ke dunia politik dan menjadi jurnalis.

Semasa remaja Alimin sudah aktif dalam pergerakan nasional. Awalnya ia menjadi wartawan koran Djawa Moeda dan bergabung dengan Budi Utomo.

Ketika lahir Sarekat Islam yang lebih jelas garis perlawanannya dengan politik pemerintahan kolonial, Alimin bergabung dalam organisasi tersebut hingga pernah tinggal di rumah kos milik Tjokroaminoto.

Kemudia, ia bergabung dalam Insulinde dan juga sebagai editor di jurnal bernama Modjopahit di Batavia, bersama seorang dokter muda, Tjipto Mangunkusumo.

Alimin juga aktif mengorganisir para buruh pelabuhan dan pelaut, serta turut mendirikan Sarekat Buruh Pelabuhan yang dulunya bernama Sarekat Pegawai Pelabuhan dan Lautan. (1)

Alimin menghadiri dan berbicara di sidang KNIP di Malang. (Hariansejarah.id)
Alimin menghadiri dan berbicara di sidang KNIP di Malang. (Hariansejarah.id) ((Hariansejarah.id))

Baca: 17 AGUSTUS - Budi Utomo

Baca: Cipto Mangunkusumo

  • Kiprah #


Ketika organisasi komunis pertama di Indonesia bernama Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) berdiri, Alimin turut bergabung.

Bahkan, pada 1920-an Alimin sempat dipercaya untuk menjadi pemimpin PKI di Batavia.

Selama menjabat sebagai pimpinan PKI, Alimin pernah bertolak ke Singapura untuk berunding dengan Tan Malaka, anggota ISDV pada awal 1926.

Pada masa kolonial, Alimin menggalang para jawara dan orang-orang dunia hitam di Tanjung Priok untuk bergabung dalam pergerakan.

Mereka bertugas untuk melindungi orang-orang PKI dari incaran penguasa kolonial dan koleganya.

Keduanya bertemu dalam rangka menyiapkan pemberontakan.

Namun, sebelum Alimin kembali ke Indonesia, pemberontakan telah lebih dulu meletus pada 12 November 1926.

Alimin dan Musso, tokoh PKI, akhirnya ditangkap oleh polisi Inggris.

Setelah dibebaskan dari penjara, Alimin pergi ke Moskow dan bergabung dengan Organisasi Komunis Revolusioner Internasional atau Komintern.

Kemudian, pada 1946, tepatnya setelah Republik Indonesia diproklamasikan, Alimin kembali ke Indonesia dan kembali bergabung dengan PKI sebagai senior.

Pada masa D.N. Aidit mendirikan kembali PKI secara legal pada awal 1950-an, Alimin tidak lagi menjadi tokoh komunis. (2)

Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Tan Malaka

Baca: G30S 1965 - DN Aidit dan Sajak-sajaknya yang Payah

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Alimin bin Prawirodirdjo
Lahir Surakarta, 1889
Wafat Jakarta, 24 Juni 1964
Profesi Jurnalis
Organisasi Insulinde, PKI


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. www.kompas.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - The Period of

    The Period of Her adalah sebuah film drama
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved