Machmud Singgirei Rumagesan

Machmud Singgirei Rumagesan ialah seorang pejuang sekaligus raja asal Papua yang lahir di Kokas, Fakfak, Papua Barat pada 27 Desember 1885.


zoom-inlihat foto
Machmud-Singgirei-Rumagesan.jpg
Direktorat Kementerian Sosial via Kompas.com
Machmud Singgirei Rumagesan ialah seorang pejuang sekaligus raja asal Papua yang lahir di Kokas, Fakfak, Papua Barat pada 27 Desember 1885.

Machmud Singgirei Rumagesan ialah seorang pejuang sekaligus raja asal Papua yang lahir di Kokas, Fakfak, Papua Barat pada 27 Desember 1885.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Machmud Singgirei Rumagesan ialah seorang pejuang sekaligus raja asal Papua yang lahir di Kokas, Fakfak, Papua Barat pada 27 Desember 1885.

Ia menjadi seorang Raja muda di usia 21 tahun, dan mendapat gelar Raja Al-Alam Ugar Sekar di wilayah Sekar yang kini dikenal dengan nama Fakfak.

Machmud merupakan putra dari rajamuda bernama Pipi, yang sebetulnya secara keturunan bukanlah seorang berdarah biru.

Pipi hanyalah seorang anak angkat dari raja sebelumnya yang bernama Pandai.

Berhubung kala itu terjadi kekosongan kekuasaan, maka Pipi untuk sementara djadikan sebagai raja muda.

Kemudian ia digantikan oleh Machmud Singgirai Rumagesan karena adanya campur tangan pihak kolonial Belanda.

Namun, walaupun Machmud mendapat kekuasaan berkat pemerintah kolonial ketika itu, ia masih berani menentang ketidakadilan demi rakyatnya dengan mendirikan Gerakan Tjendrawasih Revolusioner Irian Barat (GTRIB).

Pada tanggal 10 November 2020, ia diangkat menjadi Pahlawan Nasional oleh Presiden Indonesia Joko Widodo. (1)

Machmud Singgirei Rumagesan
Machmud Singgirei Rumagesan (TribunBatam)

Baca: Ir H Joko Widodo (Jokowi)

Baca: Pahlawan Nasional - KH Masykur

  • Perjuangan #


Machmud bersama para raja lain di sekitar Fakfak dan Raja Ampat bertugas untuk mengepalai para umat Islam di wilayah terebut.

Tetapi, kala itu kekuasaan mereka dibatasi oleh penjajah semenjak Belanda memasuki Papua.

Akhirnya, emreka melakukan perlawanan melalui mimbar-mimbar di masjid.

Machmud bersama Raja Rumbati, Ibrahim Bauw, menyerukan perlawanan dengan jihad fisabilillah menentang penjajahan.

Di Sorong, Machmud merencanakan pemberontakan dengan bekal 40 pucuk senjata Heiho, yaitu pasukan bangsa Indonesia yang dibentuk Jepang.

Akan tetapi, rencananya tersebut gagal yang membuatnya dimasukkan ke sel isolasi selama enam bulan, bahkan ia hampir dihukum mati.

Hakim telah menjatuhkan hukuman mati dengan cara tembak pada 2 Mei 1949.

Namun, keputusan hakim No. 125/49 itu ditentang di dalam maupun di luar penjara.

Alhasil, pada 5 Desember 1949, atas desakan dari berbagai pihak, hukuman mati yang dijatuhkan kepada Machmud Singgirei Rumagesan diubah menjadi hukuman seumur hidup.

Selama dipenjara, Machmud telah berpindah-pindah dari beberapa penjara, seperti Saparua, Sorong-Doom, Manokwari, Hollandia hingga diasingkan ke Makassar.

Meski begitu, perjuangannya akhirnya membuahkan hasil.

Pada 24 Desember 1949, Irian Barat dinyatakan merdeka dari Belanda setelah diputuskan di Konferensi Meja Bundar (KMB).

Konferensi meja Bundar
Konferensi meja Bundar (nationaalarchief.nl)

Baca: Heiho

Baca: 17 AGUSTUS - Seri Sejarah Nasional : Konferensi Meja Bundar

  • Karier #


Machmud Singgirei Rumagesan akhirnya berhasil dibebaskan dari penjara setelah adanya Konferensi Meja Bundar (KMB).

Pemerintah RIS mengeluarkan keputusan pembebasan pada 2 Mei 1950 Nomor 44/A.

Setelah dibebaskan pada tahun 1953, Machmud Singgirei Rumagesan menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Tjendrawasih Revolusioner Irian Barat.

Ia juga sempat mengikuti Kongres Nasional untuk perdamaian di Jakarta.

Machmud Singgirei Rumagesan menyerukan agar Irian dapat kembali ke Indonesia.

Machmud kemudian diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) Republik Indonesia untuk periode 1959-1965.

Pada 1969, Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) memutuskan Irian Barat bergabung kembali dengan Indonesia.

Atas jasa dan perjuangannya, ia dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Jokowi berdasarkan Keppres RI No. 117/TK/Tahun 2020. (2)

Baca: Alexander Andries Maramis

Baca: Mohammad Amir

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Nama Machmud Singgirei Rumagesan
Lahir Kokas, Fakfak, Papua Barat, 27 Desember 1885
Meninggal Jakarta, 5 Juli 1964
Julukan Raja Al-Alam Ugar Sekar
Gelar Pahlawan Nasional
Pendiri Gerakan Tjendrawasih Revolusioner Irian Barat (GTRIB)


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. www.kompas.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved