Imbas Kasus Oknum TNI AU Injak Kepala Pemuda di Papua, Danlanud dan Dansatpom Merauke Dicopot

Hadi menyebut, pencopotan ini akibat dari peran kedua komandan yang dinilai tak mampu membina anggotanya.


zoom-inlihat foto
Viral-video-dua-personel-TNI-AU-menginjak-kepala-seorang-warga-Merauke-Papua.jpg
istimewa
Viral video dua personel TNI AU menginjak kepala seorang warga Merauke, Papua.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Tindakan kekerasan yang dilakukan dua anggota TNI AU terhadap pemuda disabilitas di Merauke, Papua berbuntut panjang.

Kini Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo mencopot Komandan Lanud (Danlanud) Johanes Abraham Dimara, Merauke, Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto.

Selain itu, Komandan Satuan POM (Dansatpom) setempat juga dicopot.

Pencopotan ini merupakan perintah dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Saya sudah memerintahkan KSAU untuk mencopot Komandan Lanud dan Komandan Satpomau-nya," ujar Hadi dalam keterangannya, Rabu (28/7/2021).

Baca: Indonesia Diprediksi Keluar Terakhir dari Krisis Covid-19, Satgas : Bukan Karena Kebijakan Politik

Baca: 2 Anggota TNI AU yang Injak Kepala Pemuda Disabilitas di Papua Ditetapkan Jadi Tersangka

Panglima TNI Hadi Tjahjanto saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2020).
Panglima TNI Hadi Tjahjanto saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2020). (KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari)

Hadi menyebut, pencopotan ini akibat dari peran kedua komandan yang dinilai tak mampu membina anggotanya.

Ia sangat marah karena yang menjadi korban kekerasan ternyata warga berkebutuhan khusus.

"Karena mereka tidak bisa membina anggotanya. Kenapa tidak peka memperlakukan disabilitas seperti itu. Itu yang membuat saya marah," imbuh dia.

Sementara itu KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo juga meminta maaf atas perbuatan kedua anggota TNI AU yang menginjak kepala pemuda di Merauke, Papua.

“Hal ini terjadi semata-mata memang kesalahan dari anggota kami dan tidak ada niatan apapun juga apalagi dari berupa perintah dari kedinasan.

Kami akan mengevaluasi seluruh anggota kami dan akan menindak secara tegas dari pelaku yang berbuat kesalahan.

Sekali lagi saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang setinggi-tingginya,” ucap KSAU Marsekal Fadjar Prasetyo seperti dikutip dari KompasTV.

Baca: Syarat Naik Pesawat untuk Penerbangan Domestik Terbaru, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Baca: Hari Ini, KemenpanRB Umumkan Passing Grade CPNS 2021, Penentu Kelulusan ke Tahap SKB

Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal Fadjar Prasetyo langsung menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas tindakan kekerasan dua anggotanya.
Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal Fadjar Prasetyo langsung menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas tindakan kekerasan dua anggotanya. (Tangkapan Layar KompasTV)

Kronologi

Video dua orang anggota TNI Angkatan Udara terlihat melakukan kekerasan terhadap seorang pemuda di Merauke, Papua.

Video ini viral di media sosial pada Selasa (27/7/2021).

Dalam video itu tampak pemuda disabilitas terlibat selisih paham dengan pemilik warung makan dan warga lain di Merauke.

Tak lama kemudian datang dua anggota TNI AU dari Pangkalan Udara Yohanes Abraham Dimara.

Kedua TNI AU tersebut langsung menggiring pemuda tersebut keluar warung.

Baca: Rahmat Erwin Buktikan Mimpi pada Sang Ayah Lewat Olimpiade Tokyo 2021, Bawa Pulang Medali Perunggu

Baca: Launching Tribun-Sulbar.com, Portal ke-53 Tribun Network, Ada Menteri PUPR dan Gubernur Sulbar

Oknum TNI AU, Serda D dan Prada V, yang melakukan penganiayaan terhadap warga Merauke, Steven, pada Senin (26/7/2021).
Oknum TNI AU, Serda D dan Prada V, yang melakukan penganiayaan terhadap warga Merauke, Steven, pada Senin (26/7/2021). (istimewa)

Salah satu anggota itu langsung membekuk pemuda tersebut.

Sedangkan satu anggota TNI AU lain menginjak kepala si pemuda.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved