TRIBUNNEWSWIKI.COM – Hari ini adalah hari terakhir Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.
PPKM Darurat Jawa-Bali telah berjalan sejak 3 Juli hingga hari ini, Selasa 20 Juli 2021.
Namun belum diketahui akankan PPKM Darurat akan diperpanjang atau tidak.
Sebelumnya Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan pada Sabtu (17/7/2021) berkata akan mengumumkan keputusan PPKM Darurat dua atau tiga hari ke depan.
"Kami akan laporkan kepada bapak Presiden dari saya kira dalam 2-3 hari ke depan kita juga akan mengumumkan secara resmi," kata Luhut dalam konferensi pers daring, Sabtu.
Bedasarkan perkataan Luhut, maka pengumuman keputusan perpanjangan PPKM Darurat akan diumumkan hari ini atau besok Rabu (21/7/2021).
Baca: BUMN Kimia Farma Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan Baru dari Jenjang D-3 dan S-1
Baca: Viral Fortuner Dicoret-coret Pilox PPKM Bikin Sengsara, Curahan Hati Sang Pemilik Mobil
Sementara itu pada hari Jumat lalu Menko pmk Muhadjir Effendy menyebut bahwa PPKM Darurat diperpanjang hingga akhir Juli 2021.
Muhadjir mengatakan bahwa keputusan perpanjangan tersebut hampir pasti, sebelum nanti kemudian diumumkan secara resmi.
"Tadi rapat kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo sudah diputuskan bapak Presiden (PPKM Darurat) dilanjutkan sampai akhir Juli.
Sampai akhir Juli PPKM," kata Muhadjir saat meninjau Hotel University Club UGM yang dijadikan shelter pasien Corona, Sleman pada Jumat (16/9/2021) seperti dikutip dari KompasTV.
Meski demikian, Presiden Jokowi telah memberikan arahan terkait penyekatan-penyekatan selama PPKM Darurat dilaksanakan.
Baca: Cara Menyimpan Daging Kurban di Kulkas Untuk Waktu yang Lama, Jangan Lakukan Ini
Baca: Satpol PP Bentak Pedagang Angkringan saat PPKM, Ancam Bakal Lakukan Hal Ini Jika Videonya Viral
Isu perpanjangan PPKM Darurat merupakan hal sensitif sehingga harus dipertimbangkan dengan baik.
"Ini pertanyaan dari masyarakat, satu yang penting yang perlu kita jawab. PPKM darurat ini akan diperpanjang tidak? Kalau mau diperpanjang, sampai kapan?" ujar Jokowi dalam keterangannya melalui YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021).
"Ini betul-betul hal yang sangat sensitif. Harus diputuskan dengan sebuah pemikiran yang jernih.Jangan sampai keliru (memutuskan)," tegasnya.
Meski demikian, pada Senin (19/7/2021) kemarin, Presiden Jokowi menggelar rapat dengan kepala daerah se-Indonesia secara virtual.
Dalam rapat itu, Jokowi memberikan sejumlah pernyataaan.
Baca: Soroti Oknum Anggota Satpol PP Gowa Pukul Ibu-ibu, Jokowi: Ini Memanaskan Suasana
Baca: Presiden Jokowi Soal Perpanjangan PPKM Darurat: ‘Hal yang Sangat Sensitif’
Berikut 6 poin pernyataan Jokowi:
1. Minta Kepala Daerah Fokus Tangani Covid-19 dan Ekonomi
Presiden Jokowi meminta para kepala daerah untuk fokus menangani Covid-19 dan juga sisi ekonominya.
Menurut Jokowi, manajemen dan pengorganisasian menjadi kunci.