Tari Baksa Kembang

Tari Baksa Kembang adalah salah satu tari klasik yang berasal dari Kerajaan Banjar, Kalimantan Selatan.


zoom-inlihat foto
Tari-Baksa-Kembang-2.jpg
istimewa
Munawarah saat membawakan tarian Baksa Kembang

Tari Baksa Kembang adalah salah satu tari klasik yang berasal dari Kerajaan Banjar, Kalimantan Selatan.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM- Tari Baksa Kembang adalah salah satu tari klasik yang berasal dari Kerajaan Banjar, Kalimantan Selatan.

Tari Baksa Kembang adalah tari klasik yang ditarikan di dalam tembok istana. Tarian tersebut telah berkembang menjadi tari rakyat.

Tarian ini merupakan tari penyambutan tamu dengan mempersembahkan rangkaian bunga sebagai ungkapan kebahagiaan atas kehadiran tamu dengan iringan doa selamat dan harapan bahwa kehidupan tamu tersebut harum wangi namanya. (1)

Baca: Tarian Jawa

Tari Baksa Kembang 1
Tari Baksa Kembang dari Desa Barikin, Kalimantan Selatan.

  • Asal-usul #


Tari Baksa Kembang sudah ada sebelum Kerajaan Banjar sekitar abad ke-15.

Bahkan, tari ini sudah ada sebelum pemerintahan Sultan Suriansyah yang merupakan raja pertama Kerajaan Banjar.

Tarian tradisional tersebut termasuk jenis tarian klasik yang dipertunjukkan untuk menghibur keluarga keraton dan menyambut tamu agung seperti raja atau pangeran.

Tari Baksa Kembang ditarikan oleh putra-putri keraton. Seiring perkembangan zaman, lambat laun tari klasik tersebut lebih bermasyarakat.

Tidak hanya ditarikan oleh putri-putri keraton, tari ini juga ditarikan oleh galuh-galuh (gadis-gadis) Banjar.

Sekarang, para gadis remaja di wilayah Banjar, telah memiliki keterampilan untuk menari tari Baksa Kembang.

Para penari Baksa Kembang biasanya memakai hiasan pada tangan mereka, berupa kembang bogam.

Kembang bogam merupakan rangkaian dari berbagai bunga, yaitu bunga mawar, melati, kantil, dan kenangan.

Kembang bogam nantinya akan diberikan pada tamu beserta istrinya setelah selesai menari. (1)

Baca: Tari Seudati

  • Sejarah #


Tarian ini dikaitkan dengan kisah seorang putri Kerajaan Uripana yang memberikan setangkai bunga teratai merah kepada kekasihnya, yaitu pangeran Suria Wangsa Gangga asal Kerajaan Dipa dan Baha di Kalimantan.

Tarian ini konon telah ada sejak zaman Hindu, yaitu sebelum masa pemerintahan Sultan Suriansyah yang merupakan raja pertama di Kerajaan Banjar.

Tari Baksa Kembang muncul bersamaan dengan masa kemunculan tari Baksa yang lain, seperti tari Baksa Lilin, tari Baksa Panah, tari Baksa Tameng, dan tari Baksa Dadap.

Setelah kemunculan Kerajaan Banjar, tarian ini kemudian difungsikan sebagai tarian penyambutan tamu kehormatan keraton yang ditarikan oleh putri-putri keraton dan terus berkembang hingga menjadi bagian dari budaya masyarakat Banjar seperti sekarang. (2) 

Baca: Tari Ngantat Dendan

  • Fungsi #


Awalnya tarian tersebut dipertunjukkan untuk menghibur keluarga keraton dan menyambut tamu agung seperti raja atau pangeran.

Namun, setelah memasyarakat di tanah Banjar, tari berfungsi untuk menyambut tamu pejabat-pejabat negara dalam perayaan hari-hari besar daerah atau nasional.

Di samping itu, tarian Baksa Kembang dipertunjukkan pada perayaan pengantin Banjar atau hajatan misalnya saat tuan rumah mengadakan selamatan. (1)

Baca: Tari Bopureh

  • Gerakan #


Pola gerakan tari baksa kembang didominasi oleh gerakan-gerakan lembut dan bertempo pelan mengikuti iringan musik.

Gerakannya menggambarkan putri-putri yang sedang bermain dan memetik bunga di taman yang indah.

Di taman tersebut mereka memetik bunga-bunga indah dengan gerakan tangan yang lentik dan lemah gemulai.

Lalu, bunga-bunga tersebut mereka rangkai untuk dijadikan kembang bogem yang dipersembahkan untuk tamu undangan atau penonton setelah tarian usai. (2)

Baca: Tari Selamat Datang

  • Iringan Musik #


Tari baksa kembang diiringi dengan musik bertempo lembut dan pelan agar penari dapat melakukan gerakan-gerakan yang lembut dan lemah gemulai.

Alat musik yang digunakan untuk mengiringi tarian ini adalah gamelan yang dimainkan dengan irama baku yaitu irama lagu janklong, ayakan, atau lagu kambang muni. (2)

Baca: Tari Tumatenden

  • Busana #


Kostum dan properti tari Baksa Kembang didominasi oleh untaian bunga-bunga berbagai jenis yang diletakkan sebagai hiasan kepala penari juga dibawa penari di tangannya.

Selain itu, busana yang dipakai penari merupakan baju khas Banjar yang dilengkapi dengan beberapa properti pendukung seperti gelang, anting, gelang kaki, mahkota, sampur, dan lainnya. (2)

Baca: Tari Woleka

(Tribunnewswiki.com/ Husna)



Asal Kerajaan Banjar, Kalimantan Selatan.
Jenis Tarian Klasik
Fungsi Tarian Baksa Kembang dipertunjukkan pada perayaan pengantin Banjar atau hajatan misalnya tuan rumah mengadakan selamatan.
   


Sumber :


1. www.kompas.com
2. www.selasar.com


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved