Masuk Zona Merah, Yogyakarta, Sleman dan Bantul Terapkan PPKM Darurat Level 4

Penyebaran virus corona di daerah ini memprihatinkan, Gubernur DIY sebut Yogyakarta, Sleman dan Bantul terapkan PPKM Darurat Level 4.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-rumah-ibadah-2.jpg
Kompas
Ilustrasi rumah ibadah. Rumah ibadah di zona merah dan oranya wajib tutup selama PPKM mikro.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah pusat umumkan pelaksanaan Pemberlakuan Pengetatan Kegiataan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali mulai 3-20 Juli 2021.

PPKM Darurat dilaksanakan untuk mengurangi angka penyebaran Covid-19 yang semakin tak terkendali.

Sejalan dengan itu, Pemerintah Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta juga turut melaksanakan PPKM Darurat.

Namun, terdapat tiga daerah berstatus level 4 berdasarkan ketentuan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Ketiga daerah tersebut yakni, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, dan Kota Yogyakarta.

Sedangkan Kabupaten Gunungkidul dan Kulon Progo berstatus level 3.

Dikutip dari Kompas.com, Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, tingkat level menunjukkan warna di setiap-setiap daerah.

Ia menjabarkan, level 1 adalah zona hijau, level 2 zona kuning, level 3 oranye, dan level 4 merah.
"Jadi itu bisa disamakan pengertiannya dengan level 3 itu oranye dan level 4 itu merah," katanya, Kamis (1/7/2021).

Ilustrasi pengunjung toko menggunakan protokol kesehatan. PPKM di Jawa dan Bali akan diperpanjang.
Ilustrasi pengunjung toko menggunakan protokol kesehatan. PPKM di Jawa dan Bali akan diperpanjang. (Kontan)

Aji mengatakan, indikator yang digunakan untuk menentukan daerah masuk di sebuah level sama dengan penentuan zona risiko penularan Covid-19.

Dia berharap, seluruh kepala daerah menerapkan PPKM darurat dengan konsisten dan konsekuen.

"Semua pihak bukan hanya gubernur, bupati tapi pihak lain harus serius betul namanya PPKM Darurat kalau tidak dilakukan secara konsiten dan konsekuen oleh semua itu tidak ada artinya," katanya.

Aji mencontohkan, Kota Yogyakarta melaksanakan PPKM Darurat tapi Kabupaten Bantul tidak melaksanakan maka tidak akan berjalan baik kebijakan ini.

"Itu cerminan bahwa Pak Luhut dapat pesan dari Pak Presiden supaya ini konsisten dan konsekuen," tegasnya.

Solo Masuk daftar PPKM Darurat

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah, akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 sampai 20 Juli 2021.

"Pokoknya kami yang di daerah ini tugasnya melaksanakan dan mengamankan kebijakan-kebijakan dari pemerintah pusat. Ini nanti dimulai tanggal 3 sampai tanggal 20 Juli 2021 kita melaksanalan PPKM Darurat," kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat ditemui usai rapat pemberlakukan PPKM Darurat, Kamis (1/7/2021).

Baca: Pelanggar Aturan PPKM Darurat Bisa Kena Sanksi Pidana hingga Denda Maksimal Rp100 Juta

Baca: Vaksin AstraZeneca

Gibran meminta masyarakat tidak perlu panik dengan adanya penerapan PPKM Darurat yang berlangsung selama 18 hari tersebut.

Pihaknya berharap, dengan penerapan PPKM Darurat angka penyebaran Covid-19 di Solo bisa ditekan.

"Warga Solo tak perlu panik. Ini semua demi kebaikan kota kita, untuk kesehatan warga kita, saya yakin kita bisa melalui ini semua dengan baik. Saya yakin angka Covid-19 ini benar-benar bisa ditekan di Solo," ucap Gibran.

Putra sulung Presiden Jokowi mengungkap Solo masuk dalam situasi pandemi level empat.





Halaman
12






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved