Susun Tatanan Hidup Baru, Singapura Bakal Anggap Virus Corona Seperti Flu Biasa

Sebut tak bisa dihilangkan, Singapura akan anggap virus corona seperti flu biasa dan dibuat status endemik.


zoom-inlihat foto
wuhan-china-004.jpg
Hector RETAMAL / AFP
Penumpang yang mengenakan masker pelindung sebagai tindakan pencegahan terhadap Covid-19 (virus corona baru) diperiksa kode kesehatannya, di Bandara Internasional Tianhe di Wuhan, di provinsi Hubei tengah Tiongkok pada 27 Januari 2021.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah Singapura bakal menganggap virus corona seperti virus biasa.

Nantinya, covid-19 akan dianggap sebagai penyakit endemik.

Pasalnya pemerintah meyakini bahwa virus corona tak akan bisa lenyap.

Dari situ, SARS-CoV-2 akan terus ada di sekitar manusia dan populasi global selama beberapa tahun ke depan.

Oleh karenanya “Negeri Singa” berencanya menyiapkan cetak biru alias blueprint agar warganya hidup dengan Covid-19.

Blueprint tersebut disusun untuk mempersiapkan warga Singapura dapat beraktivitas normal dengan Covid-19 tanpa harus menjalani karantina dan lockdown.

Mengutip Kompas dari The Straits Times melaporkan, blueprint yang sedang dipersiapkan tersebut akan menjadi panduan hidup warganya dengan Covid-19.

Singapura menargetkan agar penerbangan internasional dapat beroperasi kembali.

Sistem transportasi umum di Singapura (Mashable SEA)
Sistem transportasi umum di Singapura (Mashable SEA) (Mashable SEA)


Rencananya, warga yang sudah divaksin tak perlu menjalani karantina jika dia dinyatakan negatif Covid-19 menurut hasil tes.

Pembukaan penerbangan internasional dapat dimulai dengan menerapkan travel bubble dengan sejumlah negara atau wilayah yang dianggap berhasil mengendalikan penyebaran virus corona.

Pekerja asing seperti asisten rumah tangga dan buruh konstruksi diharapkan bisa masuk lagi ke Singapura.

Pasalnya, saat ini sektor perekonomian yang bergantung kepada pekerja asing mengalami kekurangan tenaga kerja sehingga membuat mereka kewalahan.

Sejumlah acara yang melibatkan bayak orang seperti perayaan Hari Kemerdekaan, pesta tahun baru, pertandingan olahraga, dan konser musik juga akan kembali diselenggarakan.

Warga yang sudah divaksin dapat kembali berkumpul dalam jumlah besar tanpa harus menjaga jarak.
Selanjutnya, penanganan kasus Covid-19 akan difokuskan ke penderita dengan gejala berat, terutama yang dirawat di ruang ICU.

Kelak warga yang terinfeksi dapat menjalani pemulihan atau isolasi di rumah masing-masing tanpa harus dirawat inap di rumah sakit.

Baca: Kasus Covid-19 di Pamekasan Melonjak, Satgas Curiga Kemunculan Varian Baru Virus Corona

Baca: Covid-19 Varian Delta

Terapkan New Normal

Sejalan dengan dikeluarkan blueprint tersebut, Singapura akan mempersiapkan fase transisis menuju new normal.

Transisi menuju new normal ini akan dilaksanakan setelah lockdown parsial yang sempat diterapkan sejak 16 Mei hingga 13 Juni dicabut.

Warga Singapura kini bisa berkumpul maksimal lima orang dan bersantap bersama maksimal dua orang.
Pada akhir April, Singapura sempat diguncang oleh virus corona varian Delta yang disebut dapat menular lebih cepat.

Dalam 10 bulan sebelum April, kasus Covid-19 lokal konsisten mendekati angka nol.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved