Informasi Awal #
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Selasar Sunaryo Art Space merupakan sebuah galeri seni yang diprakarsai oleh seorang seniman kontemporer, bernama Sunaryo, yang terletak di kawasan Utara Bandung.
Galeri seni ini mulai diresmikan pada tanggal 5 September 1998.
Kegiatan atau aktivitas yang rutin diselenggarakn oleh Selasar Sunaryo Art Space (SSAS) meliputi berbagai program kontemporer, seperti diskusi, residensi & lokakarya, serta pameran.
Beberapa program tersebut, diantaranya konser musik, pemutaran film, pementasan teater, ceramah, hingga pembacaan karya sastra.
Salah satu program yang pernah diselengarakan yaitu Lawangkala Selasar Sunaryo, yang diadakan pada 16 September 2018 hingga 16 Juni 2021.
Baca: Romantic Garden Bantul
Baca: Bali Shell Museum
Peraturan #
Sebelum memasuki kawasan galeri, terdapat beberapa peraturan dan tata tertib yang wajib dipahami dan diikuti bagi para pengunjung, antara lain:
• Pengunjung tidak diperbolehkan menyentuh karya seni
Pasalnya, karya seni yang dipamerkan di galeri ini cenderung mudah rusak dan rapuh meskipun hanya terkena sentuhan sedikit.
• Pengunjung dilarang membawa benda tajam, pena dan perangkat penusuk lainnya.
• Dalam pengambilan foto atau video terhadap objek seni, pengunjung tidak diperkenankan apabila untuk kepentingan pribadi.
• Pengujung tidak dianjurkan untuk membawa makanan atau minuman dari luar, termasuk dari cafe yang berada di kawasan tersebut, yaitu Kopi Selasar dan the Stone Garden.
• Pengunjung dilarang keras untuk merokok di semua area galeri seni. (1)
Baca: Museum Affandi
Baca: Dago Dream Park Lembang
Sarana #
Galeri Instalasi Seni
Galeri instalasi seni di SSAS terbagi dalam empat ruang galeri, antara lain:
• Ruang A (Gallery A)
berupa ruang galeri seluas 177 meter persegi yang lazim dipakai untuk memamerkan karya-karya Pak Sunaryo.
Ruang ini juga kerap dipakai sebagai tempat pameran karya seni dari para seniman di Indonesia dan luar negeri yang terkenal.
• Ruang B (Gallery B)
Ruang galeri ini dipakai untuk memamerkan karya seni dari para seniman muda, baik itu seniman asal Indonesia maupun luar negeri.
Ruangan seluas 210 meter persegi ini juga dipakai untuk memamerkan koleksi karya seni permanen milik SSAS, baik yang berasal dari seniman lokal maupun internasional.
• Ruang Sayap (Wing Gallery)
Ruang yang memiliki luas 48 meter persegi ini memiliki fungsi yang sama dengan Ruang B.
• Bale Tonggoh (Upper Hall)
Bangunan semi permanen seluas 190 meter persegi ini d sigunakan sebagai project room, serta ruang pameran sementara.
Stone Garden
Pada dasarnya, area ini juga merupakan ruang galeri seni, hanya saja spot ini dibuat dengan konsep outdoor layaknya taman terbuka.
Tak seperti ruang instalasi seni, area seluas 190 meter persegi ini hanya digunakan untuk memajang karya seni berbahan dasar batu.
Bale Handap
Spot yang juga bisa disebut Aula Bawah ini merupakan spot yang sering dipakai untuk berbagai keperluan, mulai dari diskusi, hingga workshop yang berkaitan dengan dunia seni.
Ciri khas spot ini ialah arsitektur bangunannya yang kental akan nuansa Jawa.
Bale Handap terletak persis di area bawah SSAS, tak jauh dari Rumah Bambu SSAS.
Amphitheater
Sama halnya dengan Bale Handap, spot ini juga lazim dipakai untuk pertunjukan seni. Bedanya, spot ini dibuat dengan konsep outdoor.
Sejumlah kegiatan seni dihelat di area, mulai dari pertunjukan musik, screening film, sampai pembacaan puisi.
Kopi Selasar
Meskipun diberi nama ‘kopi’, kafe ini tak sekadar menyajikan kopi semata, melainkan beragam menu lainnya juga tersedia di kafe ini.
Mengusung konsep semi outdoor, Kopi Selasar akan memberikan sensasi bersantap dan minum kopi ditemani udara luar yang sejuk. (2)
Cinderamata Selasar
Area ini berupa toko galeri, saham berbagai eksklusif reproduksi seni, poster pameran, kartu, poster, dan kerajinan.
Terdapat pula buku-buku seni rupa, desain, arsitektur, sastra kontemporer dan budaya, fotografi, serta katalog pameran.
Pustaka Selasar
Fasilitas ini telah dibuka sejak September 2008 dan dapat diakses masyarakat umum.
Jam buka Pustaka Selasar, yakni Selasa – Minggu pukul 10.00–17.00 WIB, sedangkan Senin dan Libur Nasional ditutup.
Pustaka ini diperuntukkan sebagai pusat adat, penelitian, dan dokumentasi yang berisi 1500 benda seni.
Meliputi seni rupa, fotografi, pameran katalog, teater dan sastra, film, makalah, dan transkrip. (3)
Baca: Neka Art Museum
Baca: Museum OHD Magelang
(TribunnewsWiki.com/Septiarani)
| Nama | Selasar Sunaryo Art Space |
|---|
| Lokasi | Jl. Bukit Pakar Timur No.100, Ciburial, Cimenyan, Bandung, Jawa Barat, Indonesia , 40198. |
|---|
| Luas | 2.000 meter2 |
|---|
| Jam Buka | 10.00 - 17.00 WIB |
|---|
| Harga Tiket | Rp25.000 |
|---|
Sumber :
1. jejakpiknik.com
2. keluyuran.com
3. travelspromo.com