Neka Art Museum

Neka Art Museum atau Museum Seni Neka adalah sebuah museum seni lukis dan keris yang berlokasi di Ubud, provinsi Bali, Indonesia.


zoom-inlihat foto
Neka-Art-Museum-Ubud-Bali.jpg
Tripadvisor
Neka Art Museum Ubud Bali

Neka Art Museum atau Museum Seni Neka adalah sebuah museum seni lukis dan keris yang berlokasi di Ubud, provinsi Bali, Indonesia.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Neka Art Museum atau Museum Seni Neka adalah sebuah museum seni lukis dan keris yang berlokasi di Ubud, provinsi Bali, Indonesia.

Neka Art Museum yang ada di Ubud Bali ini namanya diambil dari nama seorang guru yang mempunyai kegemaran mengoleksi berbagai macam lukisan yaitu Suteja Neka.

Museum ini didirikan oleh Pande Wayan Suteja Neka yang berasal dari keluarga seniman, dan pertama kali dibuka pada tahun 1976.

Kemudian pada 7 juli 1982 tempat ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Daoed Joesoef.

Museum Neka Ubud, memiliki arsitektur khas Bali dengan standar museum International.

Selain bangunan museum Neka sangat terawat, cara menampilkan hasil seni lukis di museum Neka sangat terorganisir, sehingga memudahkan pengunjung, untuk mengerti dan menikmati seni lukis.

Setiap tahun, lukisan di museum Neka bertambah banyak hingga mencapai lebih dari 300 lukisan, dari seniman mancanegara maupun pelukis Indonesia.

Baca: Taman Ujung Sukasada

Baca: Taman Narmada Lombok

  • Sejarah


Ayah dari Pande Wayan Sutedja Neka, Wayan Neka (1917-1980) pada tahun 1960 mendapat penghargaan sebagai pemahat terbaik Provinsi Bali.

Wayan Neka juga menjadi pemahat Bali pertama yang membuat patung garuda setinggi tiga meter dalam New York World Fair 1964 dan kemudian juga untuk Expo’70 Osaka , Jepang.

Termotivasi oleh prestasi ayahnya, Pande Wayan Sutedja Neka juga ikut terlibat dalam dunia seni rupa.

Ia mengawalinya dengan menyimpan karya-karya yang bermutu, terutama karya seni lukis, karena berteman dekat dengan Rudolf Bonnet dan Arie Smith.

Tahun 1975, ia bersama Rudolf Bonnet berkeliling Eropa guna mengunjungi dan mempelajari beberapa museum seni dan galeri.

Perjalanan ini meneguhkan niat Pande Wayan Sutedja Neka untuk mendirikan museum seni sendiri di Bali.

  • Daya Tarik


Yang populer dari museum Neka ini adalah koleksi lukisan yang ada di dalamnya. Sudah terdapat sekitar 300 koleksi lukisan baik yang berasal dari pelukis Indonesia dan pelukis asing.

Bahkan beberapa juga ada dari pelukis ternama seperti Affandi dengan gaya lukisan ekspresionis yang sudah terkenal bukan hanya di Indonesia tetapi juga di mancanegara.

Ada juga karya seni dari Bagong Kussudiarjo yang merupakan pelukis juga koreografer yang dikenal dengan Begawan Seni Indonesia.

Lukisan yang ada di museum ini diantaranya merupakan hasil karya lukisan dari Dewa Nyoman Batuan, Anak Agung Gede Sobrat, Ida Bagus Made Poleng.

Ada juga Gusti Nyoman Lempad, Dullah, Raden Ogeng heru supono dan Soebroto.

Berbagai hasil karya pelukis asing seperti Antonio Maria Blanco, Jeremiah Elizalde Navarro, Arie Smit, Miguel Covarrubias, Theo Meier dan pelukis lainnya juga ada di sini.

Setidaknya, sudah tercatat ada 74 pelukis ternama yang hasil lukisannya menjadi koleksi di Museum Neka ini.

Bukan hanya lukisan saja, terdapat juga benda-benda pusaka yang telah diyakini mempunyai tuah, seperti keris dan termasuk juga berbagai macam koleksi karya seni patung bisa ditemukan semuanya di tempat ini.

Ada berbagai macam keris kuno, seperti keris Baju Rantai yang merupakan peninggalan dari Puri Karangasem pada abad ke-17.

Keris antik dengan 17 lekukan yang bertahta emas dan batu mulia yang berasal dari Bangli.

Ada juga Keris Gajah Petak dari Puri Kanginan yang ada di Singaraja dan berbagai macam koleksi keris lainnya.

Untuk berbagai macam koleksi barang-barang yang dinilai bertuah itu sering dilakukan ritual secara khusus. Apalagi ketika perayaan hari raya Tumpek Landep.

Hari raya ini dipercaya umat Hindu sebagai salah satu perayaan yang digunakan untuk membersihkan senjata-senjata yang bertuah.

Bila pengunjung datang ke Bali ketika hari raya ini, maka bisa menyaksikan seperti apa ritual keagamaan yang dilakukan untuk koleksi keris dan benda pusaka lainnya ini. 

Baca: Museum Taman Prasasti

Baca: Museum Seni Rupa dan Keramik

(TribunnewsWiki.com/Septiarani)



Jenis Museum seni lukis dan keris
Lokasi Jl. Raya Pengosekan Ubud, Ubud, Gianyar, Bali
Didirikan 1976
   


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. www.rentalmobilbali.net
3. www.tripbaligo.com








KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved