Identitas Bripka LA Terungkap, Polwan yang Terima Suap Untuk Jadi Joki Ujian Casis Bintara di Medan

Seorang polwan berinisial Bripka LA disebut menjadi seorang calo calon siswa (casis) bintara di Medan.


zoom-inlihat foto
ilustrasi-polwann.jpg
Istimewa
ilustrasi Polwan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepolisian Indonesia kembali tercoreng namanya seusai aksi joki yang dilakukan oleh seorang polwan asal Medan terungkap.

Diketahui, seorang polwan berinisial Bripka LA disebut menjadi seorang calo calon siswa (casis) bintara di Medan.

Ia pun disebut menerima suap sebagai calo untuk para calon polisi.

Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol Zonni Aroma mengataan, Bripka LA bertugas di Sat Binmas Polrestabes Medan.

"Dia selama ini bertugas di bagian Binmas (Binaan Masyarakat) Polrestabes," kata Zonni, Kamis (17/6/2021).

Namun, Zonni mengaku tak tahu dengan siapa Bripka LA bekerja sama.

Zonni mengatakan kasus ini sudah ditangani Polda Sumut.

"Untuk (jumlah) orangnya saya tidak tahu, tanya saja ke Paminal Polda. Saya nanti salah jawab, bukan saya yang meriksa. Saya tidak tahu berapa jumlahnya," bebernya.

Ilustrasi polwan
Ilustrasi polwan (Tribunnews.com)

Sejak ditangkap petugas Bid Propam Polda Sumut, Bripka LA kabarnya masih mendekam di sel Propam Polda Sumut.

"Kalau sebagai anggota (polisi) sudah lama," cetusnya.

Kabid Propam Polda Sumut Kombes Donald Simanjuntak mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

"Saya masih rapat, sebentar ya," katanya singkat.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan kasus Bripka LA masih ditangani Bid Propam Polda Sumut.

"Nanti akan disampaikan," kata Hadi.

Dia mengatakan, terungkapnya kasus dugaan calo casis ini berawal dari adanya Casis yang diduga oleh panitia menggunakan joki.

Baca: Geger Polwan Jadi Calo Casis Bintara, Dibayar sebagai Joki untuk Bantu Luluskan Ujian Polisi

Baca: Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)

"Ia tertangkap dan didalami, ada beberapa juga melakukan hal yang sama. Tapi tindakan kita sudah cepat, tepat, memeriksa nomor-nomor peserta kemudian mendiskualifikasi," ungkap Hadi.

Dalam kasus ini, lanjutnya, pihak kepolisian langsung melakukan pendalaman hingga mengarah ke oknum anggota polisi.

"Ada dugaan mengarah ke oknum polisi yang bertugas di salah satu Polres. Dan ini sudah kita lakukan pemeriksaan intensif oleh Propam. Sampai dengan sekarang, yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan," katanya.

Untuk jumlah Casis yang menggunakan joki, masih didata lebih lanjut.

"Yang jelas semua pendaftar itu percaya diri saja dengan kemampuannya. Tidak usah tergiur diiming-imingi oleh siapapun itu, baik masyarakat di luar, anggota Polri,," katanya.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved