Arab Saudi Hanya Buka Gerbang untuk 11 Negara Ini, Boleh Masuk tapi Bukan untuk Haji

11 negara ini diizinkan masuk ke dalam Kerajaan Arab Saudi, wisatawan diizinkan melancong tapi tak dibolehkan ibadah haji.


zoom-inlihat foto
kondisi-bandara-riyadh-arab-saudi-yang-masih-terbatas.jpg
ArabNews
Arab Saudi Hanya Buka Gerbang untuk 11 Negara Ini, Boleh Masuk tapi Bukan untuk Haji


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Arab Saudi hingga kini belum memberikan tanggapan soal kuota haji 2021 untuk Indonesia.

Selain Indonesia, Saudi juga belum memberikan keterangan apapun soal penyelenggaraan ibadah haji bagi negara lain.

Kendati demikian, terdapat beberapa negara yang diizinkan untuk masuk ke Arab Saudi.

Melansir Reuters, 29 Mei 2021, Arab Saudi mencabut larangan pelancong yang datang dari 11 negara yang diberlakukan untuk mengekang penyebaran virus corona.

Wisatawan dari 11 negara itu akan diizinkan masuk mulai Minggu (6/6/2021), menurut sumber dari Kementerian Dalam Negeri.

Adapun kesebelas negara itu adalah:

1. Uni Emirat Arab

2. Jerman

FOTO: Warga Arab Saudi dan WNA melakukan sholat
FOTO: Warga Arab Saudi dan WNA melakukan sholat "Al Fajr" di Masjidil Haram di kota suci Mekkah, pada 18 Oktober 2020, untuk pertama kalinya setelah pelonggaran pembatasan COVID-19 selama berbulan-bulan. (STR / AFP)


3. Amerika Serikat

4. Irlandia

5. Italia

6. Portugal

7. Inggris

8. Swedia

9. Swiss

Baca: Menag Yaqut Tanggapi Kabar Indonesia Punya Utang Terkait Haji Seratus Persen Hoaks

Baca: Pemerintah Batalkan Pemberangkatan Jemaah Haji 2021, Menag: Ini Keputusan Sulit

10. Perancis

11. Jepang

Dilansir dari Kompas.com, Otoritas Umum Penerbangan Sipil telah mengeluarkan instruksi kepada semua maskapai penerbangan yang beroperasi di bandara Kerajaan mengenai pembaruan pembatasan perjalanan bagi para pelancong yang tiba di Kerajaan.

Pelancong non-Saudi yang tiba di Kerajaan, pelancong yang dibebaskan, kelompok yang diimunisasi, dan tidak divaksinasi harus memberikan sertifikat kesehatan yang disetujui di Kerajaan (sertifikat pemeriksaan virus corona PCR) tidak lebih dari 72 jam dari waktu penerbangan.

Kebijakan itu berlaku mulai hari Minggu, 30 Mei 2021, pukul 01.00 waktu setempat.







KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved