Nuning meminta, lembaga penyiaran dan rumah-rumah produksi dapat menyesuaikan konten siaran yang dibuat agar mendukung anak-anak Indonesia tumbuh dan berkembang dengan baik, sebagai upaya menghadirkan generasi muda bangsa yang unggul dan berkualitas.
Tanggapan KPI ini muncul setelah banyak artis dan netizen yang menyuarakan keprihatinan tentang sinetron ini.
Satu artis yang protes dengan sinetron ini adalah Ernest Prakasa, Rabu (2/6/2021).
Ayah 2 anak ini menyebut bahwa Indosiar dinilai telah keterlaluan.
"Karna banyak teman-teman yang bisa meramaikan masalah ini tapi terikat oleh etika, kontrak kerja, ataupun rasa tidak enak hati, maka biar saya yang bersuara.
Wahai @indosiar, ini keterlaluan. Sangat amat keterlaluan. Pemeran Zahra itu usianya masih 15 tahun. Okelah tolak ukur TV adalah rating, tapi tolak ukur manusia adalah nurani dan akal sehat. Menurut kalian ini wajar?"
Baca: RCTI Gugat ke KPI Ketatkan Aturan Penyiaran, Fitur Live di Facebook hingga Instagram Terancam
Melalui kolom komentar, artis lain juga ikut berbicara.
"Y’all can cast a 20++ years old to act as a high schooler yet can’t find a 18++ years old to act as a third wife?" komentar Amel Carla.
"TV tuh mustinya berkontribusi meningkatkan kualitas masyarakat, bukan sebaliknya! Oh my," ungkap Becky Tumewu.
Zaskia Adya Mecca juga turut berbicara mengenai kontroversi sinetron Zahra ini.
"Sebenernya berat hati post slide bagian 2 karna ngerasa terganggu banget liat fotonya.. but i need to speak up!!
Ga tepat rasanya (setelah liat foto tayangan, trailer yang @indosiar post) bahwa materi juga peran yang dimainkan oleh Zahra sebagai istri ke 3 dimana usia dia masih 15tahun..
Semoga hal ini menjadi concern orang tua Zahra (krn anak dibawah umur belum bisa ttd kontrak sendiri) untuk lebih membantu anak memilih pekerjaan yang tepat, PH yang memproduksi cerita, stasiun tv memberikan tempat untuk tayangan nasional harusnya sejalan dengan keputusan yang ditetapkan oleh pemerintah juga lembaga @kpipusat bisa menyortir semua tayangan nasional dengan lebih tepat krn media audio visual mempunyai pengaruh sangat besar untuk karakter bangsa kita...
Baca: Alasan Tayangan Kartun Spongebob Squarepants Ditegur oleh KPI, Karena Adanya Dua Adegan Ini
Makasih juga masyarakat yang concern untuk menegur hal2 seperti ini.. ku lihat banyak yang protes juga mengingatkan bila ada tayangan yang tidak tepat..
Tugas kita untuk mengawal tv nasional, ini adalah suguhan entertaiment yang masuk ke segala penjuru rumah.. mungkin untuk kita yang bisa memilih akan mudah mencari tayangan yang tepat dan baik.. tapi banyak orang di pelosok indonesia yang butuh hiburan, ga ada pilihan channel karna jaringan, internet, biaya dll akhirnya melahap tayangan apa saja yang ada...
Semoga tayangan Tv nasional kita bisa lebih berkualitas dan mendidik lagi kedepannya...
*walau agak hopeless soal tayangan yang faedah di tv nasional harusnya ada standart yang jelas dan pengawasan yang ketat dari @kpipusat *
Inget tv nasional bisa diakses siapa saja, semua usia kebanyakan."
(TribunnewsWiki/cva)