Jan Pieterszoon Coen

Jan Pieterszoon Coen adalah Gubernur Jenderal Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang keempat dan keenam.


zoom-inlihat foto
Jan-Pieterszoon-Coen-1.jpg
ISTIMEWA/TRIBUN TIMUR
Jan Pieterszoon Coen

Jan Pieterszoon Coen adalah Gubernur Jenderal Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang keempat dan keenam.




  • Informasi Awal #


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jan Pieterszoon Coen adalah Gubernur Jenderal Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) yang keempat dan keenam. 

Pada masa jabatan pertama ia memerintah pada tahun 1619–1623 dan untuk masa jabatan yang kedua berlangsung pada tahun 1627–1629.

Jan Pieterszoon Coen lahir di Hoorn dan berdasarkan catatan geraja ia dibaptis pada tanggal 8 Januari 1587 sebagai putra Pieter Janszoon. 

Pada usia ke 13 ia dikirim ayahnya ke Roma. 

Di sana ia magang pada seorang pedagang Flandria, Belgia, bernama Joost de Visscher. 

Di Roma ia tinggal selama 6 tahun. 

Selain belajar dagang, ia juga belajar berbagai macam bahasa. (1)

Patung JP Coen masih berdiri tegak di lapangan De Roode Steen di Kota Hoord, kota kelahirannya.
Patung JP Coen masih berdiri tegak di lapangan De Roode Steen di Kota Hoord, kota kelahirannya. (palembang.tribunnews.com)

Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: dr Soetomo

  • Perjalanan Karier #


Pada tahun 1607 ia kembali ke Hoorn, kemudian pada tanggal 22 Desember pada tahun yang sama ia berangkat ke Hindia Belanda. 

Pada kesempatan ini ia diberi nama Coen. 

Pada perjalanan pertamanya ke Hindia Belanda tidak banyak yang diketahui selain bahwa atasannya, Pieter Willemszoon Verhoeff,  dibunuh orang Banda saat negosiasi pembelian rempah-rempah.

Hal ini yang memicu kekejian Coen dalam menghadapi orang Banda pada masa depan.

Lalu di Banten, pada usia 31 tahun, pada tanggal 18 April 1618, ia diangkat menjadi Gubernur Jenderal. 

Akan tetapi, baru pada 21 Mei 1619 ia resmi memangku jabatan tersebut dari gubernur jenderal sebelumnya, Laurens Reael. 

Senja di Museum Fatahilah yang dulunya Gedung Balaikota yang dibangun tahun 1620 oleh Gubernur Jendral Jan Pieterszoon Coen
Senja di Museum Fatahilah yang dulunya Gedung Balaikota yang dibangun tahun 1620 oleh Gubernur Jendral Jan Pieterszoon Coen (TRIBUNNEWS.COM/YULIS SULISTIAWAN)

Baca: Wahidin Soedirohoesodo

Setelah menjadi Gubernur Jenderal, ia tidak tahan terhadap orang Banten dan orang Inggris di sana, maka ia pun memindahkan kantor Kompeni ke Jakarta untuk membangun pertahanan. 

Pada tanggal 30 Mei 1619 ia menaklukkan Jayakarta dan namanya diubah menjadi Batavia (Batavieren). 

Sementara itu orang-orang Inggris tidak tinggal diam, mereka marah atas perlakuan orang Belanda terhadap orang Inggris di Maluku. 

Sebagai dendam mereka merebut sebuah kapal Belanda De Swarte Leeuw yang berisi penuh dengan muatan. 

Baca: Dokter Sutomo

Maka setelah itu pertempuran antara kedua kubu pun dimulai. 

Jan Pieterszoon Coen keluar sebagai pemenang melawan orang Inggris. 

Setelah menang melawan Inggris, ia merusak Jayakarta dan membangun benteng Belanda di kota itu. 

Di atas puing-puing kota Jayakarta ia membangun kota baru yang diberi nama Batavia.

Kemudian pada tahun 1623 ia menyerahkan kekuasaan kepada Pieter de Carpentier dan ia sendiri pulang ke Belanda. (2)

  • Jabatan Kedua #


Pimpinan Kompeni (VOC) meminta Jan Pieterszoon Coen kembali ke Hindia Belanda dan menjadi Gubernur Jenderal kembali.

Maka ia pun kembali pada tahun 1627.

Pada masa jabatannya yang kedua, ia memutuskan untuk berperang melawan Kesultanan Banten dan Mataram.

Mataram menyerang Batavia dua kali, yaitu pada tahun 1628 dan 1629.

Serangan tersebut gagal, akan tetapi Jan Pieterszoon Coen tewas secara mendadak pada tanggal 21 September 1629.

Empat hari kemudian istrinya, Eva Ment, melahirkan seorang putri dan meninggal.

Jan Pieterszoon Coen
Jan Pieterszoon Coen (ISTIMEWA/TRIBUN TIMUR)

Baca: 17 AGUSTUS - Serial Pahlawan Nasional: Ki Hadjar Dewantara

Nama Jan Pieterszoon Coen dikenang sebagai pendiri Hindia Belanda di Belanda.

Bahkan, namanya banyak dipakai sebagai nama-nama jalan dan bahkan di Amsterdam ada sebuah gedung yang dinamai dengan namanya (Coengebouw).

Sebaliknya, di Indonesia ia terutama dikenal sebagai seorang pembesar Kompeni yang kejam. (3)

  • Kebijakan Politik dan Ekonomi #


1. Memperbanyak aktivitas pelayaran dan perdagangan di pelabuhan Sunda Kalapa.

2. Merevitalisasi pulau-pulau di utara Batavia (untuk kepentingan perdagangan dan militer).

3. Kebijakan politik pintu terbuka bagi pedagang dan pendatang Tionghoa. (4)

(TribunnewsWiki.com/Bangkit N)



Info Pribadi
Nama Jan Pieterszoon Coen
Jabatan Gubernur Jenderal VOC keempat dan keenam
Tahun 1619 – 1623 dan 1627 – 1629
   


Sumber :


1. journal.lppmunindra.ac.id
2. bataviadigital.perpusnas.go.id


BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved