TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut adalah fakta terkini kasus kiriman paket sate beracun yang tewaskan anak pengemudi ojek online di Jogja.
Teka-teki kasus pengiriman paket sate yang tewaskan anak pengemudi ojek online di Jogja mulai menemui jawaban.
Aparat kepolisian sudah menemukan perempuan yang mengirimkan sate dicampur racun yang sedianya ditargetkan untuk Tomy.
Tomy adalah seorang anggota polisi yang berstatus sebagai penyidik senior di Polresta Yogyakarta.
Namun celaka, paket tersebut tersebut justru salah sasaran.
Paket sate beracun tersebut justru sampai ke Naba (NFP), anak Bandiman pengemudi ojek online.
Mulanya, Bandiman hendak mengantar paket tersebut ke Tomy.
Tomy yang menolak paket tersebut, kemudian memberikannya ke Bandiman.
Lantas, isi paket tersebut diberikan kepada sang anak, Naba.
Naba meninggal dunia karena mengkonsumsi sate yang terbukti mengandung Potasium Sianida.
Konferensi Pers Hari Ini
Dikutip dari Tribunjogja.com pada Minggu (2/5/2021), Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi menyebutkan perempuan yang disebut saksi mengirimkan paket sate beracun sudah diamankan.
Rencananya, polisi akan menggelar konferensi pers pada Senin (3/5/2021).
"Tunggu besok ya (Hari ini). Iya sesuai dengan yang disampaikan oleh Bandiman (ciri-ciri pengirim paket)," ujarnya.
Menurut pengakuan Bandiman, perempuan yang meminta mengirimkan paket sate berciri-ciri masih muda, berkulit putih, dengan tinggi sekitar 160 cm dan mengenakan baju berwarna krem.
AKP Ngadi memastikan identitas perempuan tersebut sudah dikantongi.
Namun untuk sementara pihaknya masih merahasiakan di mana perempuan misterius tersebut diamankan.
"Ya tunggu besok,"sambungnya.
Sementara itu, identitas Tomy sebagai target paket sate dicampur racun juga terungkap.
Ia tercatat sebaai anggota polisi yang bertugas sebagai penyidik senior di Polresta Yogyakarta.