POPULER Nasional: Kementerian BUMN Awasi PT Kimia Farma - Kronologi Pengungkapan Antigen Bekas

Simak berita populer nasional TribunnewsWiki dalam 24 jam terakhir. Mulai dari Kementerian BUMN awai PT Kimia Farma terkait penyelidikan antigen bekas


zoom-inlihat foto
Tim-Polda-Sumut-lakukan-penggerebekan-layanan-rapid-test-antigen-di-lantai-II-Bandara-Kualanamu.jpg
TRIBUN MEDAN / HO
Tim Polda Sumut melakukan penggerebekan layanan rapid test antigen di lantai II Bandara Kualanamu, Selasa (27/4/2021) sore sekitar pukul 16:00 WIB.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut berita populer nasional TribunnewsWiki dalam 24 jam terakhir.

Dimulai dari Kementerian BUMN yang diminta mengawasi PT Kimia Farma dalam penyelidikan kasus alat rapid test Antigen bekas.

Hingga kronologi pengungkapan alat tes Covid-19 bekas di bandara Kualanamu.

1. Kementerian BUMN Awasi PT Kimia Farma

Kementerian BUMN diminta mengawasi langsung PT Kimia Farma (Persero) dalam evaluasi, dan terlibat dalam penyelidikan kasus penggunaan alat rapid test antigen bekas secara internal.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR Martin Manurung.

Gedung Kementerian BUMN
Gedung Kementerian BUMN (Ist/net)

Baca: Viral Petugas Medis Bandara Kualanamu Diduga Pakai Alat Swab Antigen Bekas, Polisi Tangkap 5 Oknum

Baca: Kementerian BUMN Diminta Awasi PT Kimia Farma dalam Penyelidikan Kasus Alat Rapid Test Antigen Bekas

Diberitakan sebelumnya, pegawai cucu perusahaan Kimia Farma, yakni PT Kimia Farma Diagnostika, diduga menggunakan alat rapid test antigen bekas di lokasi pelayanan tes di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara.

"Evaluasi yang dilakukan Kimia Farma harus dikawal oleh Kementerian BUMN. Harus terang dan jelas, karena mungkin saja ini tidak hanya terjadi di Bandara Kualanamu," kata Martin, Kamis (29/4/2021).

Martin juga mengingatkan Kementerian BUMN agar bergerak cepat dalam melakukan evaluasi, sebelum dampak dari kasus ini semakin melebar.

"Kementerian BUMN merupakan bagian dari negara yang terlibat langsung dalam penanggulangan Pandemi Covid-19. Pada siapa lagi kita harus percaya jika bukan pada negara? Di sini lah letak seriusnya masalah itu," paparnya.

Menurut Martin, kasus tersebut dapat mengganggu upaya perbaikan perusahaan pelat merah, yang sedang dan terus diupayakan oleh Kementerian BUMN bersama Komisi VI DPR RI.

"Kelakuan oknum-oknum Kimia Farma Diagnostik di Kualanamu, telah mencederai semua kerja baik yang dilakukan Kementerian BUMN," kata Martin.

Menurutnya, apa yang dilakukan pegawai Kimia Farma merupakan tindakan keji, bahkan dapat dikategorikan sebagai kejahatan kemanusiaan.

Pasalnya, saat seluruh dunia masih berjuang melawan Covid-19, ada orang yang tega melakukan tindakan yang justru berpotensi menyebarkan virus Covid-19, bahkah dapat membunuh banyak orang.

"Kasus ini harus diusut tuntas. Sejak kapan dilakukan, dan siapa saja pelakunya. Mereka harus diberi hukuman berat, karena ini dapat mengakibatkan public distrust atau ketidakpercayaan publik kepada BUMN," paparnya.

"BUMN itu seharusnya menjadi lembaga yang terpercaya dalam penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus Covid-19," sambungnya.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sumut menggerebek tempat pelayanan rapid test antigen di Lantai Mezzanine Bandara Kualanamu (KNIA) Deli Serdang, Selasa (27/4/2021).

Penggerebekan dilakukan lantaran pelayanan antigen di bandara tersebut menyalahi aturan karena diduga memakai alat kesehatan bekas. Rapid test antigen merupakan salah satu metode mendeteksi virus corona (Covid-19).

2. Kronologi Pengungkapan Alat Tes Covid-19 Bekas di Bandara Kualanamu

Tim Polda Sumut melakukan penggerebekan layanan rapid test antigen di lantai II Bandara Kualanamu, Selasa (27/4/2021) sore sekitar pukul 16:00 WIB.
Tim Polda Sumut melakukan penggerebekan layanan rapid test antigen di lantai II Bandara Kualanamu, Selasa (27/4/2021) sore sekitar pukul 16:00 WIB. (TRIBUN MEDAN / HO)

Baca: Daftar 19 Daerah di Indonesia yang Masuk dalam Zona Merah Covid-19

Baca: Menkes Budi: Mutasi Virus Corona Asal India Sudah Masuk ke Indonesia

Publik tengah ramai menyoroti pengungkapan kasus penggunaan alat rapid antigen bekas di layanan rapid test antigen lantai II Mezzanine Bandara Kualanamu International Airport (KNIA).





Halaman
123
Editor: haerahr






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved