Menkes Budi: Mutasi Virus Corona Asal India Sudah Masuk ke Indonesia

Menkes Budi menyebut sudah ada 10 kasus Covid-19 yang terkait dengan mutasi virus corona asal India.


zoom-inlihat foto
Warga-India-Dipulangkan.jpg
Dokumen Imigrasi Kelas 1 Khusus TPI Soekarno-Hatta
Warga negara India sedang menunggu kepulangan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (25/4/2021). Mutasi virus corona asal India sudah masuk ke Indonesia.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan mutasi virus corona asal India sudah masuk ke tanah air.

Budi menyebut sudah ada 10 kasus Covid-19 yang terkait dengan mutasi virus corona asal India.

Enam di antaranya merupakan kasus impor, sedangkan merupakan transimi lokal.

Pemerintah, kata Budi, melakukan tindakan pengetatan untuk mencegah importasi mutasi corona tersebut.

Visa kunjungan dan visa tinggal terbatas ditangguhkan.

Warga negara asing (WNA) yang memiliki riwayat kunjungan ke India dalam 14 hari terakhir juga ditolak masuk ke Indonesia.

Sementara itu, warga negara Indonesia (WNI) disebutkan tetap diberi izin untuk masuk ke Indonesia.

Baca: Larangan Telah Berlaku, 32 WNA India yang Mendarat di Indonesia Langsung Dipulangkan

Warga negara India menunjukkan identitas saat dipulangkan kembali ke India oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (25/4/2021
Warga negara India menunjukkan identitas saat dipulangkan kembali ke India oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (25/4/2021 (Kompas)

Baca: WHO Umumkan 9 Varian Baru Virus Corona, Tiga di Antaranya Perlu Diwaspadai

Meski demikian, WNI yang masuk harus melalui tahapan karantina selama 14 hari.

"WNI yang 14 hari terakhir pernah mengunjungi India, mereka tetap diizinkan masuk tapi mereka harus dikarantina 14 hari," kata Budi saat konferensi pers di Kantor Presiden, Senin (26/4/2021).

Pemerintah juga membatasi titik kedatangan bagi WNI tersebut di 3 bandara, antara lain Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Kualanamu, dan Bandara Sam Ratulangi.

Tidak hanya bandara, pembatasan juga dilakukan pada titik masuk pelabuhan, antara lain Pelabuhan Batam, Tanjung Pinang, dan Dumai.

"Kita pastikan semua nanti yang pernah datang atau mengunjungi India itu akan dilakukan genome sequencing," kata Budi.

Baca: Studi Terbaru: Selain Lebih Menular, Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Juga Lebih Mematikan

Genome sequencing dilakukan untuk melihat mutasi baru. Selain itu, protokol kesehatan juga akan diperketat untuk memastikan pencegahan penyebaran Covid-19.

Belasan WNA asal India yang tiba di Indonesia positif Covid-19

Dilansir dari Tribunnews, sebanyak 127 WNA asal India tiba di Indonesia pada Rabu (21/4/2021)

Kasubdit Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kemenkes, dr. Benget Saragih, mengatakan ratusan WNA tersebut datang menggunakan pesawat charter dari India dan mendarat di Soekarno-Hatta.

Menkes Budi dalam konferensi pers virtual Media Gathering Perkembangan Perekonomian Terkini dan Kebijakan PC-PEN pada Jumat, (23/4/2021), sebanyak 12 orang dari 127 warga India itu dinyatakan positif Covid-19.

Tes PCR Covid-19 telah dilakukan pada seluruh penumpang pesawat AirAsia yang tiba di Soekarno-Hatta.

"Dari 127 WN India yang dilakukan tes COVID-19 sudah semua. Sampai saat ini, sudah 12 penumpang di antaranya positif COVID-19," kata mantan wakil menteri BUMN itu.

Baca: 12 dari Ratusan Warga Negara India yang Datang ke Indonesia Positif Covid-19

Baca: Menko Perekonomian Umumkan Pemerintah Resmi Melarang Warga India Masuk ke Indonesia

Sebagai tindak lanjut, kata dia, sampel 12 orang tersebut akan dilakukan genom sequencing untuk mendeteksi varian virus Corona yang mungkin dibawa oleh mereka











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Conny Dio

    Conny Dio merupakan penyanyi rock Indonesia
Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved