Ketua KPK Firli Bahuri: Penyidik KPK yang Jadi Tersangka Suap Punya Nilai di Atas Rata-Rata

Tersangka kasus suap, Stepanus Pattuju, memiliki hasil tes di atas rata-rata dalam rekrutmen KPK.


zoom-inlihat foto
firli-bahuri-kpk-corona.jpg
KOMPAS/Ardito Ramadhan
Ketua KPK Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (5/3/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengatakan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju yang jadi tersangka kasus suap memiliki nilai tes rekrutmen di atas rata-rata.

Hasil tes Stepanus Robin Pattuju, yang mulai bekerja pada KPK sejak 1 April 2019, menunjukkan potensi 111,4 % kata Firli.

"Hasil tesnya menunjukkan potensi di atas rata-rata, di atas 100% yaitu diangka 111,41%. Hasil tes kompetensi di atas 91,89%," kata Firli, Kamis (22/4/2021).

Oleh karena itu, Stepanus dianggap memiliki potensi yang bagus dan tidak meragukan.

Lebih lanjut, Ketua KPK itu menilai tidak ada masalah dalam proses rekrutmen Stepanus.

Namun, dirinya meyakini ada faktor lain yang membuat Stepanus menerima suap dari M. Syahrial.

Baca: Nama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Ikut Terseret dalam Kasus Suap Penyidik KPK Stepanus Pattuju

Ketua KPK, Firli Bahuri bersiap memberikan keterangan saat konferensi pers penahanan tersangka dugaan proyek-proyek subkontraktor fiktif Waskita Karya, di gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2020).
Ketua KPK, Firli Bahuri bersiap memberikan keterangan saat konferensi pers penahanan tersangka dugaan proyek-proyek subkontraktor fiktif Waskita Karya, di gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2020). (Tribun Images/Irwan Rismawan)

"Artinya secara persyaratan mekanis rekrutmen tidak masalah, tetapi kenapa terjadi saya pernah sampaikan kepada rekan-rekan semua bahwa korupsi terjadi karena rendahnya dan berkurangnya integritas. Itulah yang harus kita jaga bagaimana kita harus membuat integritas ada di hati," katanya.

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Stepanus, Syahrial, dan pengacara Maskur Husain sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait penanganan perkara Wali Kota Tanjungbalai tahun 2020-2021.

Menyeret Wakil Ketua DPR

Kasus suap yang melibatkan Stepanus Robin Pattuju (SRP) dan Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial (MS), ikut menyeret nama Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin





Halaman
123
Editor: Febri Ady Prasetyo






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved