Viral Video Detik-detik Ambrolnya Jembatan Lama Kambaniru di Sumba Timur Terseret Arus Sungai

Video detik-detik jembatan lama Kambaniru di Sumba Timur ambrol terseret banjir bandang akibat adanya arus deras sungai, viral di media sosial.


zoom-inlihat foto
Jembatan-Lama-Kambaniru-ambrol2.jpg
Instagram/info_tetangga
Tangkapan layar video amatir warga yang memperlihatkan Jembatan lama Kambaniru ambrol terseret arus deras sungai pada Minggu (4/4/2021).


Ketua Badan Pelaksana Majelis Jemaat (BPMJ) GKS Payeti, Pdt. Yuliana Ata Ambu, S.Th juga mengatakan pihaknya menyediakan tempat untuk menampung warga terdampak banjir.

Meskipun banjir bandang di Sumba Timur diketahui terjadi rata di hampir semua kecamatan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada data resmi jumlah korban jiwa maupun luka-luka akibat banjir bandang yang terjadi.

Tim BPBD bersama Tagana, TNI dan Polri pun masih terus melakukan pendataan korban jiwa dan luka-luka serta melakukan evakuasi dan mengimbau warga untuk mengungsi.

Baca: Viral Proyek Jembatan Bambu di Ponorogo Habiskan Rp 200 Juta, Pemkab: Pembangunan Belum Selesai

Baca: Sungai Benenai Meluap Sebabkan Rumah Warga di Kabupaten Malaka NTT Terendam Banjir

Diketahui, jembatan lama Kambaniru atau yang biasa disebut dengan jembatan Ahmad Yani merupakan jembatan bersejarah.

Jembatan tersebut diresmikan oleh Jenderal Ahmad Yani, beberapa hari sebelum adanya peristiwa G30 S PKI.

Video detik-detik jembatan itu ambruk pun kini tersebar luas di media sosial.

Salah satu akun Instagram @info_tetangga pun membagikan momen jembatan bersejarah itu roboh terseret arus deras sungai.

Video yang diunggah oleh warga sektar itu hingga Senin (5/4/2021) telah ditonton sebanyak 18 ribu tayangan.

Baca artikel lain mengenai banjir bandang di Sumba di sini.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Pos-Kupang.com/Oby Lewanmeru)

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Jembatan Lama di Kambaniru, Sumba Timur Ambruk





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved