Sebut Sudah Ada Keretakan, Moeldoko Nyatakan Dirinya Didaulat Jadi Pemimpin Partai Demokrat

Moeldoko sebut dirinya adalah orang yang didaulat untuk memimpin Partai Demokrat dan menangani kekisruhan yang terjadi.


zoom-inlihat foto
kepala-kantor-staf-presiden-moeldoko-memberikan-keterangan-pers-a.jpg
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko memberikan keterangan pers di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (3/2/2021). Keterangan pers tersebut untuk menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono terkait tudingan kudeta AHY dari kepemimpinan Ketum Demokrat demi kepentingan Pilpres 2024.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko buka suara soal jabatan dirinya menjadi pemimpin Demokrat versi KLB.

Ia mengatakan jika dirinya memang didaulat menjadi Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang.

Jika menyebut soal perebutan kekuasaan, Moeldoko berkata lain.

Dirinya menyebut kedaulatan yang diberikan kepadanya karena kekisruhan di Partai Demokrat sudah terjadi.

Kemudian, lanjutnya, arah demokrasi di partai berlambang mercy tersebut sudah banyak mengalami pergeseran.

"Saya ini orang yang didaulat untuk memimpin Demokrat, dan kekisruhan sudah terjadi, arah demokrasi sudah bergeser di tubuh Partai Demokrat," jelas Moeldoko melakui akun Instagram miliknya, @dr_Moeldoko, Minggu (25/3/2021).

Moeldoko juga menyebut alasan dirinya mengambil jabatan Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang karena pertarungan ideologis di ranah nasional kian menguat jelang tahun politik 2024.

Jenderal Purn Moeldoko tiba di arena Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill, Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versis KLB Sumut.
Jenderal Purn Moeldoko tiba di arena Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill, Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versis KLB Sumut. (Tribun-Medan.com)

"Ada sebuah situasi khusus dalam perpolitikan nasional, yaitu telah terjadi pertarungan ideologis yang kuat menjelang 2024, pertarungan ini terstruktur dan gampang dikenali, ini menjadi ancaman menuju Indonesia emas di 2045," katanya.

Pertarungan politik itu, lanjut Moeldoko, juga nampak di tubuh Partai Demokrat.

Sehingga, ia mengklaim, apa yang dilakukannya saat ini juga untuk menyelamatkan kepentingan bangsa dan negara.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Diperiksa KPK Selama 5 Jam,

    Selama 5 jam diperiksa, Anies dicecar penyidik KPK
Tribun JualBeli
© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved